JAKARTA, KOMPAS.TV - Eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer (Noel) memberikan sejumlah keterangan kepada awak media seputar kasus dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang menjeratnya.
Pernyataan yang disampaikannya menyinggung mengenai dugaan keterlibatan partai politik (parpol) dalam kasus itu sampai peringatan kepada Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.
Berikut sederet pernyataan eks Wamenaker Noel terkait kasus dugaan pemerasan sertifikasi K3 yang dirangkum Kompas.tv, Selasa (10/2/2026).
Partai Diduga Terlibat Kasus Sertifikasi K3: Tiga HurufNoel mengerucutkan informasi mengenai partai yang diduga terlibat dalam kasus dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikasi K3 di Kemnaker.
"Partai saya kerucutkan ya. Kemarin kan K, sekarang tiga huruf, untuk sementara itu dulu," katanya jelang sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (9/2), dipantau dari video YouTube KompasTV.
Baca Juga: ICW Desak Immanuel Ebenezer Bongkar Tuntas Kasus Pemerasan K3 di Persidangan
Namun, Noel tidak mengungkapkan lebih lanjut mengenai partai tersebut.
"Udah lah, nanti kawan-kawan tahulah," ucapnya.
Ketika ditanya mengenai warna partai tersebut, Ebenezer juga enggan mengungkapkannya.
"Saya enggak mau ngasih warnanya," ujarnya.
Kata dia, keterangan saksi dan fakta di persidangan sudah mulai menunjukkan titik terang mengenai dugaan keterlibatan partai tersebut.
Sebelumnya, ia sempat mengungkap ada keterlibatan partai dan ormas di kasus yang menjeratnya.
Hal ini disampaikan Noel sebelum menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Senin, 26 Januari 2026 lalu.
Noel memberi petunjuk partai yang diduga menerima aliran dana dalam permainan kasus pemerasan pengurusan sertifikasi K3 di Kemenaker adalah partai yang menggunakan huruf K pada nama partai politiknya.
"Ormasnya dulu ya. Ormasnya yang jelas tidak berbasis agama. Kedua, partainya ada huruf K-nya," ucapnya.
Baca Juga: Immanuel Ebenezer soal Dugaan Aliran Dana Pemerasan Sertifikasi K3 ke Kejaksaan: Saya Tidak Tahu
Praktik Dugaan Pemerasan Sudah Ada sejak LamaNoel mengatakan praktik dugaan pemerasan itu sudah ada sejak sebelum ia menjabat.
"Praktik itu, saksi-saksi menyampaikan dari tahun 2012 dan sebelumnya juga praktik itu sudah ada," katanya.
Ia sendiri mengaku tidak tahu karena sibuk mengurus masalah ketenagakerjaan saat masih menjabat Wamenaker.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- immanuel ebenezer
- noel
- sertifikasi k3
- pemerasan sertifikasi k3
- kementerian ketenagakerjaan
- menkeu purbaya





