Viral di Media Sosial, Mohan Hazian Sebut Hal Tersebut Sebagai Kekhilafan di Masa Lalu

grid.id
6 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Pengusaha muda, Mohan Hazian akhirnya angkat bicara terkait isu pelaku pelecehan seksual yang sedang ramai diperbincangkan di media sosial X. Melalui akun Instagram pribadinya, Mohan pun mengunggah permintaan maaf.

Ia menuliskan permintaan maaf atas kegaduhan beberapa waktu belakang di media sosial X. Ia pun menyampaikan bahwa situasi ini pun menimbulkan banyak kekecewaan dari berbagai pihak.

"Pertama, saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang tulus atas kegaduhan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Saya menyadari bahwa situasi ini telah menimbulkan kekecewaan, ketidaknyamanan, bahkan luka bagi banyak orang. Untuk itu, dari hati yang paling dalam, saya memohon maaf," tulis Mohan Hazian di akun Instagram pribadinya yang dikutip Grid.ID pada Selasa (10/2/2026).

Lalu ia pun menyinggung perihal kekurangan dan keputusan yang ia buat di masa lalu. Ia menegaskan bahwa apa yang dituduhkan kepadanya tidak benar.

"Saya juga menyadari bahwa sebagai manusia saya memiliki banyak kekurangan dan pernah mengambil keputusan di masa lalu yang tidak bijak serta berdampak luas, namun yang harus saya garis bawahi saya tidak seperti yang dituduhkan, saya bukan seorang pemerkosa dan saya tidak pernah memperkosa siapapun," tegasnya.

Mohan pun meminta agar masyarakat dapat adil dan berpikir jernih dalam menerima informasi terkait isu tersebut. Pasalnya, ia pun mengatakan bahwa semua yang beredar tidak sesuai kenyataan.

"Saya berharap ruang publik dapat melihat persoalan ini secara jernih, adil, dan tidak hanya berdasarkan pada informasi yang belum terverifikasi sepenuhnya, karena tidak semua yang beredar menggambarkan kenyataan secara utuh," katanya.

Ia pun mengatakan bahwa kesalahan tersebut adalah kekhilafan yang ia lakukan di masa lalu. Buntut dari ramainya dugaan tersebut pun berdampak kepada anak dan istrinya. Ia menegaskan bahwa perbuatan tersebut adalah kesalahan pribadinya yang tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun.

"Semua kesalahan yang terjadi di masa lalu adalah murni kekhilafan saya dengan wanita lain. Namun, kejadian tersebut sudah memberikan impact kepada istri dan anak saya. Itu murni kesalahan yang saya lakukan dan tidak dapat dibenarkan dengan cara apapun, bagaimanapun," tegasnya.

Lebih lanjut, Mohan menyatakan kesiapannya menerima berbagai konsekuensi yang muncul akibat situasi ini. Ia menyebut kehilangan pekerjaan, kepercayaan, dan hal-hal lain sebagai pelajaran berat yang harus ia jalani sebagai bagian dari proses pembelajaran hidup.

"Apa pun penilaian yang berkembang saat ini, saya menerima berbagai konsekuensi yang muncul dalam hidup saya sebagai bagian dari proses pembelajaran untuk menjadi pribadi yang lebih baik ke depan. Kehilangan pekerjaan, kepercayaan, dan berbagai hal lain menjadi pelajaran yang sangat berat sekaligus pengingat bagi saya untuk terus berbenah diri," tulis Mohan.

 

Menutup pernyataannya, Mohan kembali menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak yang merasa kecewa atau terluka akibat kegaduhan yang terjadi. Ia menegaskan bahwa seluruh kesalahan dan kekhilafan adalah tanggung jawab pribadinya semata dan tidak ada kaitannya dengan orang-orang di sekitarnya.

Ia juga secara khusus meminta agar pihak-pihak terdekatnya yang tidak mengetahui apa pun mengenai persoalan tersebut tidak ikut dilibatkan atau disangkutpautkan dalam polemik yang berkembang.

"Sekali lagi, saya memohon maaf kepada semua pihak yang merasa kecewa atau terluka," tulisnya.

"Kesalahan dan kekhilafan di masa lalu adalah tanggung jawab pribadi saya semata dan tidak memiliki kaitan dengan siapa pun di sekitar saya," sambungnya.

Terakhir, ia pun meminta agar orang-orang di sekelilingnya tidak ikut terdampak akibat ramainya isu tersebut.

"Saya juga memohon agar orang-orang di sekeliling saya yang tidak mengetahui apapun mengenai persoalan ini tidak ikut dilibatkan atau disangkutpautkan," tulisnya.(*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tercemar Pestisida, Warga Diminta Tak Konsumsi Ikan dan Air Sungai Cisadane
• 4 jam lalukompas.com
thumb
Jadwal Proliga 2026 Seri Bojonegoro: Banyak Big Match, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Livin Mandiri
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Perahu Migran Terbalik di Libya, 53 Orang Dinyatakan Tewas atau Hilang
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Warga Yogya Berjuang Reaktivasi BPJS PBI: Antre Sejak Pagi, Sebelum Kantor Buka
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Mendagri dan BPS Bahas Dashboard Data Tunggal, Upaya Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatera
• 13 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.