jpnn.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menginstruksikan jajarannya agar menertibkan manusia gerobak demi keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Terlebih mengingat bulan suci Ramadan akan segera tiba, maka diharapkan Jakarta sudah rapi dan tertib dari manusia gerobak.
BACA JUGA: Pramono Sindir Blusukan Pejabat yang Masuk Gorong-gorong
“Kalau memang ada pendatang yang seperti itu, ya, pasti kami tertibkan untuk kebersihan bersama Jakarta,” kata Pramono saat dijumpai di kawasan Jakarta Pusat, Selasa (10/2).
Pramono mengaku ingin agar ibu kota menjadi tempat yang lebih aman, nyaman, dan bahagia.
BACA JUGA: Konser BTS Diupayakan Digelar di JIS, Pramono Anung Beri Penjelasan
Seperti diketahui, manusia gerobak merupakan sebutan bagi para pemulung atau pendatang musiman yang beraktivitas di jalan-jalan di wilayah DKI Jakarta.
Selain menertibkan manusia gerobak, Pramono sebelumnya juga meminta agar seluruh trotoar tidak lagi dimanfaatkan oleh pedagang kaki lima (PKL).
Hal itu pun sejalan dengan permintaan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 yang menginginkan agar Indonesia menjadi lebih rapi dan bersih.
Di samping itu, Pramono mengatakan semua hal yang berkaitan dengan sampah juga segera diatasi oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, sesuai dengan arahan Presiden.
“Sebenarnya, Jakarta relatif sudah dibersihkan beberapa waktu yang lalu ketika kita menghadapi banjir. Tetapi sekali lagi, tetap urusan sampah kami bersihkan,” ungkap Pramono.
Lebih lanjut, dia pun meminta agar bendera partai dibersihkan dari jalan layang atau flyover di Jakarta karena mengganggu lalu lintas dan keindahan Jakarta.(antara/jpnn)
Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul




