CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Klenteng Xian Ma yang berlokasi di Jalan Sulawesi, Kota Makassar, mulai melakukan persiapan menjelang perayaan Tahun Baru Imlek Tahun Kuda Api.
Sejumlah ornamen khas Imlek tampak dipasang untuk menyambut datangnya tahun baru dalam kalender Tionghoa.
Pantauan CelebesMedia.id pada Selasa (10/2/2026) siang, beberapa lampion terlihat diganti dengan yang baru. Sejumlah petugas klenteng juga melakukan penataan ulang ornamen, sementara jemaat datang silih berganti untuk melakukan sembahyang.
Humas Klenteng Xian Ma, Eriady, mengatakan bahwa rangkaian persiapan Imlek tahun ini dilakukan seperti tahun-tahun sebelumnya.
Salah satu agenda utama yang menjadi perhatian adalah upacara pengantar Dewa-Dewi ke Istana Langit atau Nirwana yang digelar sehari sebelum perayaan Imlek.
“Persiapan untuk imlek tahun ini seperti tahun-tahun kemarin aja, cuma besok ada upacara pengantar Dewa-Dewi ini ke atas ya,” ujar Eriady.
Selain penggantian lampion, persiapan juga meliputi pemasangan lilin serta pembersihan area klenteng yang dilakukan selama beberapa hari. Eriady menegaskan tidak ada kegiatan pemugaran maupun renovasi bangunan dalam menyambut Imlek tahun ini.
Klenteng Xian Ma sendiri memiliki lima lantai yang digunakan oleh jemaat secara bergantian untuk beribadah.
“Gedungnya ada lima lantai, jemaat yang datang silih berganti saja,” kata Eriady.
Ia menjelaskan bahwa perayaan Imlek di klenteng tersebut tidak disertai dengan parade. Meski demikian, sejumlah agenda tetap dijadwalkan setelah hari raya Imlek, di antaranya peringatan ulang tahun Dewi pada hari ke-11 Imlek serta perayaan Cap Go Meh pada hari ke-15 yang diselenggarakan oleh Walubi.
Eriady juga menekankan bahwa Imlek bukanlah perayaan keagamaan, melainkan penanda pergantian musim dan tahun baru dalam tradisi masyarakat Tionghoa.
“Imlek bukan agama, itu adalah pergantian musim semi, seperti 31 Desember menyambut 1 Januari,” ujarnya.
Terkait pengamanan, pihak klenteng memastikan telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan TNI selama rangkaian perayaan berlangsung. Ia berharap Tahun Kuda Api dapat membawa perubahan positif bagi semua pihak.
“Harapan supaya tahun kuda api ini bisa lebih bagus,” tutup Eriady.
Laporan: Rifki




