Indointernet (EDGE) Bakal Delisting Sukarela dari BEI, Sahamnya Disuspensi

bisnis.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA —Emiten data center, PT Indointernet Tbk. (EDGE) menyampaikan rencana untuk angkat kaki dari Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan melakukan pembatalan pencatatan saham secara sukarela (voluntary delisting). 

Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2 BEI Adi Pratomo Aryanto dan Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI Pande Made Kusuma Ari A. mengumumkan penghentian sementara perdagangan efek atau suspensi terhadap saham PT Indointernet Tbk. (EDGE) mulai 10 Februari 2026. Saat ini, saham EDGE tercatat di Papan Pengembangan BEI.

Suspensi itu dilakukan merujuk pada rencana go private yang disampaikan oleh EDGE kepada BEI. Lebih terperinci, dalam surat PT Indointernet Tbk nomor 007/Indonet/Dir-Srt/II/2026 tanggal 9 Februari 2026 perihal Permohonan Suspensi Perdagangan Saham PT Indointernet Tbk. 

Dalam surat itu, Indointernet menyampaikan bahwa perseroan rencana melakukan perubahan status perseroan dari perusahaan terbuka menjadi perusahaan tertutup secara sukarela (go private) dan rencana pembatalan pencatatan saham atau voluntary delisting. perseroan di BEI.

“Berdasarkan hal tersebut, maka Bursa memutuskan untuk melakukan penghentian sementara perdagangan efek perseroan (EDGE) di seluruh pasar efektif mulai sesi prapembukaan perdagangan efek tanggal 10 Februari 2026.”

Bursa meminta kepada pihak-pihak terkait untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan.

Sebagai informasi, Indointernet melantai di BEI pada 8 Februari 2021. Perusahaan bergerak di bidang internet service provider, telekomunikasi dengan kabel, holding, hosting, konsultasi komputer dan manajemen fasilitas komputer lainnya. 

Dalam penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO), Indointernet akan menawarkan 80,81 juta lembar saham. Total dana yang diraih mencapai Rp595,97 miliar.

Hingga akhir Januari 2026, saham EDGE dikuasai oleh Digital Edge (Hong Kong) sebesar 89,1%. 

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Gelontorkan Rp911 M untuk Diskon Transportasi Mudik Lebaran 2026, Ini Daftarnya
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Right Issue atau Private Placement untuk Emiten Kejar Free Float 15%? Begini Kata BEI
• 5 jam lalubisnis.com
thumb
FTSE Russell Tunda Review Saham Indonesia, IHSG Berpotensi Terkoreksi Jangka Pendek
• 13 jam lalupantau.com
thumb
KPK sebut ada forwarder selain Blueray Cargo di kasus suap Bea Cukai
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
Dikomen Sok Asik Sendiri Saat Jadi Co-Host Indonesian Idol Season 14, Enzy Storia Terima Masukan: Ku Baca Satu Persatu
• 10 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.