DPR Setujui TNI Terima Hibah Kapal Patroli dari Jepang, Nilainya Rp209 Miliar

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jika ditaksir, jumlah itu setara hingga empat kapal patroli.

DPR Setujui TNI Terima Hibah Kapal Patroli dari Jepang, Nilainya Rp209 Miliar. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel –Komisi I DPR menyetujui TNI menerima hibah kapal patroli dari pemerintah Jepang senilai 1,9 miliar Yen atau setara Rp209 miliar. Jika ditaksir, jumlah itu setara hingga empat kapal patroli dengan panjang 14 meter dan lebar 5 meter. Adapun kecepatan bisa mencapai 40 knots.

Kesepakatan itu disampaikan Wakil Menteri Pertahanan RI, (Wamenhan) Donny Ermawan usai rapat kerja dengan Komisi I DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat Selasa (10/2/2026). 

Baca Juga:
Purbaya Pastikan Tak Ada Penunjukan Anggota DPR Jadi Ketua OJK, Pemilihan Dilakukan Hati-hati

"Pada intinya Pemerintah dan DPR setuju untuk menerima hibah dari Pemerintah Jepang tersebut," ujar Donny.

Donny menjelaskan, hibah tersebut merupakan bagian dari program Official Security Assistance (OSA) Jepang. Tahun lalu, Indonesia telah menerima dua kapal senilai 1 miliar Yen. Tahun ini nilainya meningkat hampir dua kali lipat.

Baca Juga:
Rapat Paripurna DPR Sahkan Taufikurrahman Sebagai Anggota Baru Badan Supervisi LPS

"Dari aspek strategis, hibah ini sangat penting bagi kita. Wilayah kita sangat luas dan banyak kerawanan, sehingga tambahan alutsista ini akan memberikan dampak signifikan bagi TNI Angkatan Laut," kata Donny.

Kapal patroli tersebut memiliki kemampuan operasional yang sesuai dengan karakter perairan Indonesia.

Baca Juga:
DPR Sepakati 10 Anggota Dewas BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, Intip Daftarnya

"Kapal ini cepat dan lincah, sangat cocok untuk dioperasionalkan di perairan Indonesia," ujarnya.

Dari sisi ekonomi, Donny menegaskan negara tidak mengeluarkan biaya sedikit pun. 

Dalam kesempatan sama, Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto menegaskan seluruh mekanisme penerimaan hibah telah terpenuhi dan disetujui semua fraksi.

“Artinya dari semua mekanisme sudah terpenuhi dan semua fraksi setuju. Kalau bahasa sederhana, kalau kita dibantu, kita senang,” ujar Utut.

Namun, Utut menekankan bantuan tersebut tidak boleh disertai kepentingan tersembunyi.

“Yang kita underline adalah jangan sampai bantuan ini mendikte. Jepang adalah sahabat lama kita,” kata dia.

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kerajinan Jabar Diserbu Pembeli di Inacraft 2026, Transaksi Capai Rp 450 Juta
• 48 menit lalukumparan.com
thumb
Trump Tegaskan Tolak Pencaplokan Tepi Barat oleh Israel
• 5 jam laludetik.com
thumb
3 Jam Bareng 22 Pengusaha APINDO di Hambalang, Prabowo Tekankan Penciptaan Lapangan Kerja
• 9 jam lalusuara.com
thumb
Bagaimana Kalau Tiap Bulan Adalah Ramadan?
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
BAZNAS–KBRI Kairo Tingkatkan Koordinasi Salurkan Bantuan ke Gaza
• 21 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.