Pemerintah salurkan bantuan pangan Rp11,92 triliun jelang Ramadhan

antaranews.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Pemerintah bakal menyalurkan bantuan pangan senilai Rp11,92 triliun untuk mendukung kebutuhan masyarakat jelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026.

“Estimasi kebutuhan anggaran sebesar Rp11,92 triliun dan ini akan mulai disalurkan di bulan Ramadhan atau Februari nanti,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.

Bantuan pangan yang disalurkan nantinya berupa 10 kilogram beras dan dua liter minyak goreng selama dua bulan.

Stimulus itu ditargetkan dapat menjangkau 35,04 juta keluarga penerima manfaat (KPM) yang termasuk dalam kelompok desil 1 hingga desil 4 atau kelompok berpendapatan rendah hingga menengah bawah.

Baca juga: Pemerintah tetapkan WFA lebaran, perusahaan diimbau tak potong cuti

Pemerintah, kata Airlangga, menyiapkan stimulus ekonomi tersebut untuk memperluas daya beli masyarakat sekaligus memperkuat sisi permintaan (demand side).

“Pemerintah daerah maupun kementerian/lembaga yang terkait diharapkan juga bisa mendukung kelancaran logistik untuk penyaluran bantuan pangan,” ujar Airlangga.

Selain bantuan pangan, pemerintah juga menyiapkan kebijakan insentif ekonomi berupa diskon tarif transportasi pada periode libur Hari Besar Nasional (HBN) Idul Fitri 2026 dengan nilai anggaran mencapai Rp911,16 miliar, yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun non-APBN.

Untuk moda kereta api, pemerintah memberikan diskon tarif senilai 30 persen dari harga tiket yang disediakan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI. Diskon itu berlaku untuk perjalanan periode 14 sampai 29 Maret 2026, dengan target 1,2 juta penumpang.

Kemudian, untuk moda transportasi angkatan laut, diskon diberikan sebesar 30 persen dari tarif dasar tiket oleh PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni, yang berlaku untuk periode 11 Maret hingga 5 April dengan target 445 ribu penumpang.

Sementara untuk tiket angkutan penyeberangan oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), diskon tarif berlaku sebesar 100 persen untuk komponen jasa kepelabuhanan. Diskon berlaku pada periode 12 sampai 31 Maret dengan target 945.000 unit kendaraan dan 2,4 juta penumpang.

Baca juga: Menhub siapkan puluhan ribu tiket mudik gratis Lebaran 2026

Sedangkan untuk angkutan udara, pemerintah menyiapkan diskon tarif sebesar 17 persen hingga 18 persen untuk kelas ekonomi dan perjalanan dalam negeri sepanjang periode 14 sampai 29 Maret 2026. Diskon ini ditargetkan menyasar 3,3 juta penumpang.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Keluarga Denada Beri Pernyataan Resmi, Tegaskan Anak sang Artis Hanya Ressa dan Aisha
• 7 jam lalugrid.id
thumb
8 Gol Cristiano Ronaldo di Piala Dunia yang Tak Terlupakan, Nomor Terakhir Bikin Sejarah Dunia
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Istana Bilang Penghapusan Tunggakan Iuran BPJS Tak Harus Tunggu Perpres
• 23 jam laluviva.co.id
thumb
Mensesneg Prasetyo Umumkan Diskon Mudik Lebaran 2026
• 3 jam lalutvrinews.com
thumb
Exco PSSI Bocorkan Format FIFA Series di Indonesia: Timnas Lawan St Kitts and Nevis di Laga Pembuka
• 13 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.