Kondisi jalan berlubang di jalur utama Ciputat–Jakarta memicu sejumlah kecelakaan lalu lintas. Polisi mencatat, sedikitnya lima insiden terjadi akibat jalan berlubang dalam sepekan terakhir.
Insiden terbaru terjadi di flyover Ciputat pada Kamis (5/2). Seorang pengendara sepeda motor terjatuh setelah menghantam lubang jalan. Kejadian serupa juga dilaporkan terjadi pada Senin (2/2) dan sempat viral di media sosial.
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, mengatakan hasil pemetaan kepolisian menemukan puluhan titik jalan berlubang di jalur penghubung Ciputat-Jakarta.
“Berdasarkan hasil pemetaan total ada 43 titik lubang jalan,” ujar Bambang saat dikonfirmasi, Selasa (10/2).
Lubang-lubang tersebut tersebar dari Jalan Dewi Sartika hingga Jalan Ir. Haji Juanda. Dari jumlah itu, dua titik dinilai paling berbahaya, yakni di atas flyover Ciputat dan kawasan Cimanggis.
“Ada dua titik yang sangat krusial dan rawan kecelakaan serta mengancam nyawa warga,” katanya.
Menurut Bambang, meski tidak menimbulkan korban jiwa, kecelakaan akibat jalan rusak tersebut menyebabkan pengendara mengalami luka-luka serta kerusakan kendaraan.
“Ada lima kecelakaan yang diakibatkan oleh jalan berlubang. Terbaru dua di flyover Ciputat,” terangnya.
Saat ini pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk segera melakukan perbaikan. Pengendara juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur tersebut.





