Polisi sita 7,9 kg sabu hendak diselundupkan via Bandara Minangkabau

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Padang (ANTARA) - Kepolisian menyita 7,9 kilogram narkoba jenis sabu-sabu yang hendak diselundupkan ke Jawa melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Padangpariaman, Sumatera Barat (Sumbar) pada Senin (12/1).

"Pelaku berusaha menyelundupkan narkoba jenis sabu-sabu ini via BIM, menurut keterangannya akan dibawa ke Jawa," kata Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumbar Brigjen Pol Solihin dalam jumpa pers di Padang, Selasa.

Dalam jumpa pers yang digelar di kantor Polda Sumbar tersebut, kepolisian menghadirkan empat pelaku beserta barang bukti sabu-sabu dengan berat 7,9 kilogram.

Solihin mengatakan saat ini empat pelaku tengah menjalani proses hukum atas perbuatan yang mereka lakukan, dan kasus itu ditangani oleh Polres Padang Pariaman.

Sedangkan barang bukti sabu-sabu langsung dimusnahkan usai mendapatkan penetapan dari pengadilan. Pemusnahan dilakukan di halaman Kantor Polda Sumbar.

Pemusnahan dilakukan dengan cara melarutkan sabu-sabu menggunakan air, disaksikan langsung oleh Penyidik, Kejaksaan, Bea Cukai, TNI, perwakilan pemerintah provinsi, tokoh adat, dan lainnya.

Solihin menerangkan terungkapnya kasus itu berkat koordinasi dengan petugas Avia­tion Security (Avsec) BIM yang jeli saat memeriksa X-Ray, dan menyadari gelagat mencurigakan dari pelaku.

Sementara Kepala Polres Padang Pariaman AKBP Ahmad Faisol Amir menerangkan empat pelaku telah berstatus sebagai tersangka.

Para tersangka ma­sing-masing berinisial KSG (30) warga Kota Langsa, AS (27) warga Aceh Tamiang, RA (22) warga Aceh Utara, dan M (22) warga Aceh Timur.

Mereka diduga membawa sabu dari Aceh melalui jalur darat sebelum mencoba melanjutkan perjalanan udara dari BIM menuju Pulau Jawa.

Faisol menerangkan mo­dus yang digunakan pelaku adalah memasukkan barang terlarang ke dalam koper, lalu membungkusnya menggunakan aluminum foil dengan harapan tidak akan terdeteksi oleh mesin pemindai.

Hanya saja harapan pelaku kandas ketika petugas AVSEC mendeteksi barang mencurigakan tersebut, dan langsung berkoordinasi dengan aparat penegak hukum.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Harga Emas Dunia Naik 1,2% Jadi USD5.030/Ons
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Susno Duadji Sebut Prabowo Pegang Daftar Pengusaha hingga Aparat "Pemain" Tambang
• 3 jam laluokezone.com
thumb
Dihadiri 292 Anggota, Rapat Paripurna DPR Bakal Sahkan Dewas BPJS hingga BS LPS
• 11 jam lalurctiplus.com
thumb
Jelang Lebaran, Menpan RB Ingatkan ASN Jaga Integritas dan Tolak Bingkisan Gratifikasi
• 8 jam lalusuara.com
thumb
Kemenkes: Masih Banyak Warga yang Takut Kesehatannya Diperiksa
• 1 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.