Tim DVI Polda Jabar Berhasil Identifikasi 80 Jenazah Korban Longsor Cisarua, Sisanya Masih Proses DNA

pantau.com
4 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat berhasil mengidentifikasi 80 jenazah korban longsor yang terjadi di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Hingga saat ini, total 99 kantong jenazah telah diterima oleh pos DVI dari tim SAR gabungan yang melakukan evakuasi sejak bencana terjadi.

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jabar Kombes Pol Iwansyah menyampaikan bahwa jenazah yang belum teridentifikasi saat ini masih disimpan di RS Sartika Asih, Bandung.

"Seluruh jenazah yang belum teridentifikasi dibawa ke RS Sartika Asih dan ditempatkan di lemari pendingin berbentuk kontainer," ungkapnya.

Proses Identifikasi Bergantung pada Sampel DNA Keluarga

Identifikasi jenazah membutuhkan waktu karena sangat bergantung pada kecocokan data DNA pembanding yang dikumpulkan dari keluarga korban.

"Kalau dari laboratorium DNA Polri sudah ada pembandingnya, kita langsung bandingkan kecocokan antara pelapor dengan korban," ia mengungkapkan.

Sejak awal, pihak keluarga korban telah diminta untuk menyerahkan sampel DNA guna mempercepat proses pencocokan identitas.

Tim DVI tetap aktif memeriksa setiap temuan baru dari lokasi bencana tanpa menunggu selesainya operasi pencarian.

Kendala Identifikasi: Potongan Tubuh Tak Utuh

Proses identifikasi menghadapi tantangan karena tidak semua kantong jenazah berisi tubuh yang utuh.

Beberapa kantong hanya berisi potongan tubuh seperti kulit kaki dan kulit tangan.

"Dari 15 kantong jenazah yang masih diperiksa, ada dua yang berisi kulit kaki dan kulit tangan. Mudah-mudahan bisa teridentifikasi," ujarnya.

Ada kemungkinan bahwa potongan tubuh tersebut tidak sesuai dengan laporan orang hilang yang telah diterima, sehingga memerlukan pemeriksaan DNA lebih mendalam dan berulang.

Pelayanan Identifikasi Masih Berlanjut Meski Operasi Ditutup

Meskipun operasi pencarian korban secara formal telah dinyatakan selesai, layanan identifikasi jenazah masih terus dibuka.

"Secara formal operasi ditutup, tapi pelayanan masih kami buka sampai semua jenazah di RS Sartika Asih teridentifikasi," jelas Kombes Pol Iwansyah.

Jika hasil uji DNA menunjukkan kecocokan dengan data keluarga pelapor, maka identitas korban akan segera diumumkan oleh pihak kepolisian.

Namun apabila belum ditemukan kecocokan, pemeriksaan akan dilanjutkan menggunakan data pembanding lainnya yang tersedia.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Inilah 7 Drakor yang Cocok Ditonton Saat Valentine, Romantis dan Bikin Baper
• 15 jam lalukatadata.co.id
thumb
Championship: Alfredo Vera Gembira dengan Progres PSIS selama TC di Yogyakarta, Makin Matang Jelang Hadapi Putaran Ketiga!
• 11 jam lalubola.com
thumb
Tersangka PT Dana Syariah Indonesia Siap Kembalikan Uang para Lender 100 Persen
• 13 jam laluliputan6.com
thumb
Dinkes Tangerang Larang Warga Konsumsi Ikan Mati Tercemar Kimia di Sungai Cisadane
• 38 menit laluviva.co.id
thumb
4 Barang Mewah yang Tidak Akan Dibeli Old Money
• 4 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.