Semrawutnya Glodok Pancoran, Pejalan Kaki Harus Bertarung di Badan Jalan

kompas.com
20 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemandangan semrawut menyambut siapa pun yang melintasi area Glodok Pancoran hingga Jalan Pintu Kecil, Taman Sari, Jakarta Barat, pada Senin (9/2/2026).

Arus lalu lintas di sepanjang jalur legendaris ini nyaris lumpuh akibat percampuran aktivitas ekonomi yang tumpah ruah ke badan jalan.

Keberadaan gerbang besar bertuliskan “Kawasan Glodok Pancoran, Chinatown Jakarta” yang sedang dalam proses renovasi dan tertutup perancah besi seolah menjadi pintu masuk ke labirin kemacetan yang melelahkan.

Baca juga: PKL Dilarang Jualan di Trotoar Istiqlal, Ini Alasan Mereka Bertahan

Trotoar yang seharusnya menjadi hak pejalan kaki telah beralih fungsi sepenuhnya. Ratusan sepeda motor terparkir paralel hingga memakan hampir separuh badan trotoar, sementara sisa ruang yang ada digunakan pedagang kaki lima untuk menggelar lapak.

KOMPAS.com/LIDIA PRATAMA FEBRIAN Seorang pedagang makanan menyiapkan pesanan di atas trotoar yang beralih fungsi menjadi deretan lapak kaki lima di Jalan Pancoran, Glodok, Jakarta Barat, Senin (9/2/2026).
Para pejalan kaki pun terpaksa “adu nyali” dengan berjalan di aspal, berhimpitan langsung dengan mobil pribadi dan ojek daring yang terus membunyikan klakson.

Reynald (27), seorang pengunjung asal Bekasi, Jawa Barat, mengaku khawatir saat harus menyeberangi jalan.

"Trotoarnya penuh pedagang, jadi pejalan kaki harus turun ke jalan. Agak bahaya, takut terserempet mobil atau motor," ujarnya sambil menatap jalur sempit yang tersisa saat ditemui Kompas.com di lokasi, Senin.

Reynald datang untuk membeli pernak-pernik Imlek dan kuliner khas Chinatown. Namun, ia menilai kondisi semrawut mengurangi kenyamanan saat berkunjung.

“Banyak kendaraan berhenti sembarangan buat belanja atau nunggu, akhirnya jalan jadi sempit dan macet,” ujarnya.

Ia berharap penataan dilakukan tanpa menghilangkan karakter Chinatown.

“Semoga bisa ditata lebih bersih dan rapi, tapi tetap mempertahankan suasana khasnya," kata dia.

Sementara itu, Hanifa (21), mahasiswa asal Jakarta Barat, mengatakan trotoar yang dipenuhi pedagang membuatnya harus berjalan mepet dengan kendaraan.

“Kadang harus jalan mepet kendaraan karena trotoarnya penuh, jadi kurang nyaman buat pejalan kaki,” kata dia.

Baca juga: Pramono Buka Peluang Pengadaan Truk Sampah Listrik untuk Kurangi Polusi Udara

Hanifa menilai, kebersihan kawasan pun perlu diperbaiki.

“Ada sampah di pinggir jalan, jadi agak mengurangi kenyamanan pas jalan,” ucapnya.

Kesemrawutan Kawasan Glodok

Di sepanjang Jalan Pancoran menuju Jalan Pintu Kecil, tenda-tenda darurat yang ditutupi plastik transparan menjorok ke jalan, menjajakan pernak-pernik khas Imlek, mulai dari lampion hingga pohon mei hua merah muda cerah.

Meski menambah semarak suasana menjelang perayaan Cap Go Meh, posisi tenda mempersempit ruang gerak kendaraan, menciptakan antrean panjang hingga ke arah Pinangsia.

Hilir mudik para kuli panggul dan pengantar barang menambah kepadatan. Aroma kuliner jalanan bercampur dengan bau asap knalpot.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Salah satu lapak, Sop Kaki Kambing Bang Kumis, dipadati pembeli di bawah tenda oranye yang sudah kusam dan sobek di beberapa bagian.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Efek Data Ekonomi Terbaru, Saham Wall Street (10/2) Ditutup Mixed!
• 8 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Prabowo Bertemu Pengusaha Anthony Salim-Boy Thohir di Hambalang, Bahas Apa?
• 10 jam laludetik.com
thumb
Tersambar Petir Saat Berteduh, Dua Petani di Sleman Meninggal
• 23 jam lalutvrinews.com
thumb
Bank Mantap Fokus Pemberdayaan Ekonomi Melalui Jalur Kewirausahaan
• 21 jam laluidxchannel.com
thumb
MU Waspada, Totalitas West Ham Keluar Zona Degradasi Justru Berbahaya
• 16 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.