Bisnis.com, SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya Dominikus Adi Sutarwijono meninggal dunia pada Selasa (10/2/2026) malam. Adi tutup usia pada umur 57 tahun usai berjuang melawan penyakit yang dideritanya.
Kabar duka tersebut dikonfirmasi oleh sang istri, Lusia Yektihandayani. Almarhum mengembuskan napas terakhirnya pada pukul 20.36 WIB di Rumah Sakit Mochtar Riady Comprehensive Cancer Center (MRCCC), Jakarta.
Dalam pernyataan singkatnya, Lusia Yektihandayani menyampaikan permohonan doa bagi mendiang suaminya.
“Telah berpulang dalam dekapan Roh Kudus, Dominikus Adi Sutarwijono, hari Selasa, 10 Februari 2026, pukul 20.36, di RS MRCCC Jakarta. Mohon doa untuk ketentraman arwah beliau,” tulis Lusia dalam pernyataannya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Arif Fathoni juga membenarkan kabar meninggalnya Awi sapaan akrab Dominikus Adi Sutarwijono.
"Nggih, beliau telah berpulang ke sisi Tuhan YME," ujar Fathoni.
Baca Juga
- Parpol Usul Pilkada Lewat DPRD, Pengamat: Bakal jadi Bumerang Bagi Partai Pengusung
- Ketua DPRD Surabaya Jalani Perawatan Medis, Kelembagaan Tetap Normal
- Saham Bandara Kertajati Mau Dijual, DPRD Jabar Beri Kritikan
Ia menuturkan saat ini pihak keluarga tengah mengurus administrasi di Jakarta untuk kepulangan jenazah ke Surabaya. Setelahnya, jenazah politikus PDI Perjuangan itu akan dikremasi di Grand Heaven Surabaya.
"Saat ini keluarga sedang mengurus administrasi di RS, Insya Allah setelah selesai akan di kremasi di Grand Heaven Surabaya," terang dia.
Politikus Golkar tersebut belum dapat memastikan kapan jenazah Awi tiba di Kota Pahlawan. Sebab, pihak keluarga juga masih menunggu jadwal penerbangan dari Jakarta menuju Bandara Juanda.
"Ini masih menunggu jadwal diterbangkan dari Jakarta ke Surabaya," pungkasnya.
Sebagai informasi, Dominikus Adi Sutarwijono lahir di Blitar, Jawa Timur pada 4 Agustus 1968, di mana ia dibesarkan dari lingkungan keluarga sederhana oleh seorang guru Sekolah Dasar. Adi pun kemudian menuntaskan pendidikan di jurusan Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Airlangga pada tahun 1993.
Adi atau yang kerap disapa Awi ini telah duduk sebagai anggota DPRD Kota Surabaya sejak tahun 2012 (PAW), yang kemudian berlanjut pada periode 2014-2019, hingga sekarang. Mendiang Awi menduduki jabatan sebagai Ketua DPRD Kota Surabaya untuk periode keduanya 2019-2024 dan periode 2024-2029.
Dalam Struktur PDIP, Awi pernah menjadi Ketua DPC PDIP Kota Surabaya (2019-2025). Namun, per Mei 2025, ia dibebastugaskan dari jabatannya sebagai ketua partai banteng karena latar belakang evaluasi kinerja dan soliditas partai.
Sebelum terjun dalam dunia politik, Adi tercatat malang melintang sebagai wartawan di berbagai media massa, seperti Harian Surya (1996-2000), Majalah Tempo (1999-2003) dan Pemimpin Redaksi Beritajatim.com (2005-2007).





