Padat Karya Tunai Jadi Solusi Gerakkan Kembali Aktivitas Ekonomi Pascabencana di Aceh

jpnn.com
18 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, BANDA ACEH - Kasatgaswil Aceh Safrizal ZA mendukung sepenuhnya pelaksanaan kegiatan Padat Karya Tunai yang melibatkan sekitar 20 ribuam warga sekitar lokasi kegiatan pembersihan dan pemulihan wilayah daerah terdampak banjir dan longsor di Aceh.

"Melalui kegiatan Padat Karya Tunai ini yang dibayar per hari, warga terdampak bencana banjir dan longsor mendapat penghasilan dan lingkungannya menjadi bersih, jadi solusi ganda, percepatan pemulihan pascabencana sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat," kata Safrizal dalam keterangan persnya, Selasa.

BACA JUGA: Kasatgaswil Aceh Safrizal ZA Sebut 4.401 Huntara Rampung

Safrizal menambahkan kegiatan Padat Karya Tunai berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum yang mengatur dari aspek administrasi hingga teknik.

Disebutkan kegiatan Padat Karya Tunai bukan hal baru di Aceh.

BACA JUGA: Safrizal Dampingi Kepala BNPB Turun ke Aceh Utara dan Timur

Dia menyatakan pada tsunami 2004 juga digelar kegiatan seperti ini dengan nama cash for work yang melibatkan korban gempa bumi dan tsunami untuk membersihkan lumpur tsunami dan sebagainya.

"Alhamdulillah kegiatan Padat Karya Tunai ini diadakan di belasan wilayah terdampak banjir dan longsor. Bekerjalah secara serius sehingga ada dampak hasilnya," kata Safrizal.

BACA JUGA: Safrizal Bersama Sekjen PU Pimpin Rapat Percepatan Rehab Rekon Klaster Infrastruktur

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Wida Nurfaida menjelaskan pada tahun anggaran 2026, kegiatan Padat Karya Tunai di Provinsi Aceh akan menyerap tenaga kerja sebanyak 20.394 jiwa dengan rincian untuk Sumber Daya Air (18.345 jiwa), Bina Marga (451 jiwa) dan Cipta Karya (1.598 jiwa)

“Saat ini, kegiatan Padat Karya Tunai yang sedang berjalan untuk kegiatan Pemeliharaan Rutin Jalan dan Jembatan di Aceh Tamiang,” kata Wida Nurfaida.

Wida menuturkan pembukaan penerima padat karya Tunai telah dibuka sejak 4 Februari 2026 untuk kegiatan Padat Karya Tunai Penanganan Infrastruktur Cipta Karya Pascabencana Sumatera dengan lokasi pendaftaran di Kabupaten Aceh Tamiang, Kota Langsa, Kabupaten Aceh Timur, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Bireuen, Kabupaten Pidie Jaya, Kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Aceh Tengah, Kabupaten Gayo Lues, Kabupaten Aceh Tenggara dan Kabupaten Aceh Selatan.

“Persyaratan pendaftaran antara lain mengutamakan warga setempat, pria, sehat jasmani dan rohani serta menyertakan KTP/KK atau Surat Keterangan Domisili dari Pak Keuchik/Reje/Datuk,” ungkapnya.

"Kami dari Satgaswil PRR Aceh mengapresiasi diselenggarakannya program padat karya tunai ini oleh Kementerian PU, ini program konkret dalam ikhtiar percepatan rehab rekon yang diarahkan untuk pembersihan dan fungsionalisasi jalan lingkungan, pembersihan drainase, penanganan persampahan dan limbah serta pekerjaan air bersih" pungkas Kasatgaswil Aceh ini. (rhs/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Puluhan Bangunan Liar di Jalur Puncak Bogor Dibongkar


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemlu: Prabowo Belum Putuskan Hadir di Rapat Perdana Board of Peace
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Sentimen Global Mereda, IHSG Melonjak dan Dekati Level 8.200
• 6 jam lalumedcom.id
thumb
Buruan Cek! Tiket Kereta Tambahan Lebaran Mulai Bisa Dibeli 11 Februari
• 23 jam laludisway.id
thumb
Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 18 WN Myanmar Via Jalur Laut Dumai
• 20 jam laludetik.com
thumb
1,67 Juta Penumpang Diproyeksikan Melintas Ketapang–Gilimanuk saat Lebaran 2026
• 8 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.