Jazuli Juwaini: Dai Mathla’ul Anwar Siap Terjun ke Pelosok Negeri, Menjaga & Memajukan NKRI

jpnn.com
20 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - JAKARTA - Organisasi kemasyarakatan Islam Mathla'ul Anwar (MA) meneguhkan perannya sebagai organisasi dakwah dengan meluncurkan program sertifikasi 1.000 dai yang siap diterjunkan ke berbagai pelosok negeri. Program ini merupakan ikhtiar strategis MA dalam memperkuat kualitas dan kapasitas dai agar mampu menjawab tantangan zaman sekaligus kebutuhan umat di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk.

Kegiatan sertifikasi dai ini dibuka langsung oleh Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar, K.H. Embay Mulya Syarief. Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting MA, di antaranya Prof. Dr. Sibli Sardjaya selaku Ketua Majelis Fatwa, Ketua PB MA Bidang Dakwah Dr. K.H. Hasani Ahmad Said serta tokoh-tokoh MA lainnya seperti KH. Zaenal Abidin Sujai, K.H. Muhammad Zen, Ahmad Taufiq Rahman, Asep Rahmatullah, dan para pengurus serta peserta sertifikasi dai dari berbagai daerah. Hadir juga Kepala Kanwil Kementerian Agama Banten Dr. Amrullah.

BACA JUGA: Imam Jazuli Anggap Kiai Kafabihi Mahrus Pantas Memimpin NU

Anggota DPR RI Dapil II Banten Dr. K.H. Jazuli Juwaini, MA, hadir sebagai pemateri utama dengan tema Dakwah dan Keindonesiaan. Jazuli dalam kesempatan itu menekankan pentingnya Mathla’ul Anwar sebagai organisasi dakwah membekali para kadernya agar siap menjadi dai rahmatan lilalamin bagi Indonesia.

“Dai Mathla’ul Anwar harus memiliki pemahaman kebangsaan yang utuh. Indonesia adalah negara majemuk dan sekaligus negara yang beragama. Karena itu, karakter dakwah yang kita emban harus teduh, sejuk, damai, menyatukan, serta mendorong kemajuan bangsa,” kata Jazuli yang juga seorang dai kader Mathla'ul Anwar tulen ini.

BACA JUGA: Jazuli Juwaini Sebut UNMA Buktikan Mathla’ul Anwar Mampu Membangun Reputasi Akademik Global

Wakil Presiden Forum Anggota Parlemen Muslim Dunia ini menyoroti tantangan dakwah di era globalisasi, kemajuan teknologi, dan bonus demografi. Menurut Jazuli, perkembangan zaman tersebut harus ditangkap secara cerdas oleh para dai MA agar dakwah tetap relevan dengan kebutuhan umat dan generasi baru.

“Nilai-nilai Islam tidak boleh goyah, tetapi cara dan pendekatan dakwah harus terus beradaptasi dan berinovasi, sebagaimana perintah Allah SWT untuk berdakwah dengan penuh hikmah dan keteladanan, serta pesan Nabi SAW untuk berdakwah sesuai bahasa kaumnya dan kadar intelektualitasnya” ungkap Jazuli dikutip dari siaran persnya.

BACA JUGA: Ketum GEMA Mathlaul Anwar Sebut Polri Lembaga Negara yang Transparan dan Inklusif

Program sertifikasi 1.000 dai ini menjadi bagian dari jalan pengabdian Mathla’ul Anwar sebagai salah satu organisasi Islam tertua di Indonesia, yang kini telah berusia 110 tahun. Dengan penguatan kualitas dai dan dakwah yang inklusif, moderat, serta berorientasi pada kemaslahatan umat, MA optimistis dapat terus memberikan kontribusi besar bagi kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. “Dengan jalan dakwah inilah, insyaallah Mathla’ul Anwar akan makin besar kontribusinya untuk umat, bangsa, dan negara,” kata Jazuli. (boy/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Spurs Kalah Lagi, Frank Paham Rasa Frustrasi Fans
• 8 jam lalumedcom.id
thumb
Seskab Teddy: Prabowo Terima 5 Pengusaha Nasional, Ajak Ciptakan Lapangan Kerja
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Absen dari Rapat! Sejumlah Besar Pejabat Tinggi di Zhongnanhai Tak Terlihat, Masa Depan Zhang Shengmin Dihadapkan Lima Bahaya Besar
• 5 jam laluerabaru.net
thumb
PPP dorong soliditas kader hadapi Pemilu 2029 lewat musyawarah wilayah
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Transjabodetabek Cawang-Cikarang Resmi Beroperasi, Ini Rute Pemberhentiannya
• 3 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.