Menteri PKP Gandeng Danantara Godok Skema Proyek Rusun Subsidi

bisnis.com
17 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait mengungkap bakal melakukan koordinasi lanjutan dengan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara menyiapkan skema pembangunan rumah susun (rusun) subsidi.

Maruarar yang juga akrab disapa Ara tersebut menjelaskan pihaknya telah mendapat arahan langsung untuk segera berkoordinasi dengan CEO Danantara, Rosan P. Roeslani mengenai perumusan skema pembangunan rusun subsidi.

"Nanti bagaimana pembangunannya, saya sudah dapat arahan untuk berkoordinasi dengan Pak Rosan Danantara," kata Maruarar di Kompleks Parlemen RI, Selasa (9/2/2026).

Saat ini, tambah Ara, Lippo Group telah menyampaikan komitmen investasinya mendukung program 3 Juta Rumah lewat rencana pengembangan rusun subsidi di Meikarta. Di mana, Lippo tak hanya akan membangun huniannya, melainkan turut menghibahkan lahan seluas 30 hektare (Ha).

Sejalan dengan hal itu, diperlukan dukungan pemerintah agar komitmen investasi tersebut benar-benar terealisasi. Pasalnya, nantinya pemerintah tidak lagi perlu mengucurkan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk proyek tersebut. 

"Kami juga sampaikan secara terbuka, tanahnya 30 hektare hibah, jadi negara itu mendapatkan hibah. Tadi kan kan disampaikan bagaimana melibatkan swasta, jadi negara tidak mengeluarkan uang untuk tanahnya," kata Ara.

Baca Juga

  • Maruarar Siapkan Proyek Rusun Subsidi di Surabaya hingga Medan
  • Pengadaan Lahan Rusun Subsidi Meikarta Tanpa APBN, Maruarar: Hibah dari Lippo
  • Pemerintah Siapkan Skema Khusus Buat Salurkan Rusun Subsidi Meikarta

Ara menambahkan, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya kreatif kementerian dalam mengejar target pembangunan hunian subsidi di tengah keterbatasan fiskal. Dengan mekanisme hibah, pemerintah dapat menekan biaya pengadaan tanah yang selama ini menjadi komponen biaya tertinggi dalam pembangunan rusun.

Sebelumnya, investasi yang bakal dikucurkan oleh Lippo Group mencapai Rp39 triliun untuk pembangunan rusun subsidi di Meikarta. Ara menjelaskan investasi tersebut diperlukan untuk mendukung pembangunan sekitar 54 tower yang terletak di 3 area berbeda di atas lahan kurang lebih seluas 30 hektare (Ha). 

Secara keseluruhan masing-masing kawasan akan dibangun 18 tower yang mencakup 2.600 unit hunian. Dengan demikian, total tower yang akan dibangun di 3 lokasi bakal mencapai 54 tower dengan total 141.000 unit.

"Nilai investasi di satu kawasan bisa Rp13 triliun diluar tanah. Akan dibangun di 3 area, itu Rp39 triliun kurang lebih dluar tanah," jelasnya dalam agenda Land Clearing Rusun Subsidi di Meikarta, Cikarang Selatan, Kamis (29/1/2026).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tito Puji Peran Ulama Aceh Beri Penguatan Mental-Keagamaan ke Pengungsi
• 16 jam laludetik.com
thumb
IVE Tampil dengan Pesona Girl Crush yang Glamor di Lagu Terbaru, BANG BANG
• 8 jam lalubeautynesia.id
thumb
Kakorlantas Survei Jalan Tol-Arteri, Pastikan Perbaikan Jalan Selesai Sebelum Arus Mudik
• 18 jam laludetik.com
thumb
Kejagung ungkap modus ekspor CPO yang dikelabui jadi POME
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Seluruh Titik Karhutla di Aceh Barat Padam
• 23 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.