JAKARTA, KOMPAS.com - Korban pencopetan ponsel di kawasan gang viral Blok M, Jakarta Selatan, menduga dirinya telah menjadi target pelaku sebelum ponselnya dicuri pada Minggu (8/2/2026).
Korban berinisial Bi mengaku sempat menangkap sosok terduga pelaku dalam foto yang diambil bersama temannya sesaat sebelum kejadian.
Dalam foto tersebut, pria yang diduga pelaku terlihat berdiri tidak jauh dari posisi korban.
“Orang itu mengincar kami dari awal. Di foto sudah kelihatan dia stand by dari awal,” kata Bi saat dihubungi Kompas.com, Selasa (10/2/2026).
Dalam foto yang diterima Kompas.com, pria tersebut tampak menatap lurus ke arah layar ponsel milik teman korban.
Wajahnya terlihat jelas dengan topi di kepala, sambil menyandarkan satu siku ke dinding gang.
Baca juga: Lagi Asyik Selfie, Ponsel Pengunjung Gang Viral Blok M Dicopet
Selain itu, Bi mengungkapkan temannya sempat berusaha mencari rekaman CCTV usai kejadian.
Namun, temannya justru berpapasan dengan sekelompok remaja yang berpura-pura ingin membantu, tetapi diduga berusaha menyesatkan.
“Temanku sempat dibantu cari, tapi malah diikutin remaja cowok-cewek yang seolah mau nolong, tapi arahnya enggak jelas,” ujar Bi.
Karena merasa tidak aman, temannya akhirnya mendatangi petugas sekuriti di sekitar lokasi.
Setelah memperoleh rekaman CCTV, Bi kemudian membagikannya ke sejumlah akun informasi di media sosial hingga peristiwa pencopetan itu viral.
Baca juga: Blok M Hub: Panas, Ramai, dan Toilet Jadi Drama Pengunjung
Bi mengaku sengaja menyebarkan rekaman tersebut agar wajah pelaku terekspos dan menimbulkan efek jera. Ia menduga terdapat korban lain di kawasan Blok M.
“Aku pengin mukanya kelihatan, karena pasti bukan cuma aku yang jadi korban. Sekuriti juga bilang kejadian seperti ini sudah sering,” kata Bi.
Awalnya, Bi tidak berniat melaporkan kejadian tersebut ke polisi atas saran ibunya, mengingat ponsel yang hilang bukan perangkat utama yang ia gunakan.