Pemkab Bandung Anggarkan Hingga Rp300 Miliar untuk Pembangunan Jalan, Gandeng TNI dalam Program TMMD 2026

pantau.com
5 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung mengalokasikan anggaran sebesar Rp200 hingga Rp300 miliar untuk pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan pada tahun 2026.

Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan bahwa anggaran tersebut akan disiapkan secara bertahap, dengan alokasi awal sebesar Rp127 miliar pada triwulan pertama.

Ia menambahkan bahwa anggaran akan ditambah sekitar Rp100 miliar pada tahap selanjutnya untuk memenuhi kebutuhan pembangunan infrastruktur secara menyeluruh.

Pembangunan jalan menjadi prioritas utama Pemkab Bandung dalam rangka mendukung konektivitas antar-wilayah dan pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama di daerah perdesaan.

Kolaborasi dengan TNI melalui Program TMMD

Salah satu upaya percepatan pembangunan dilakukan melalui kolaborasi dengan TNI Angkatan Darat dalam Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun 2026.

Untuk mendukung program tersebut, Pemkab Bandung mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar dari APBD 2026.

Anggaran tersebut digunakan untuk pembangunan jalan beton sepanjang 1,5 kilometer di Desa Cipelah yang menghubungkan Kecamatan Rancabali dengan perbatasan Kabupaten Cianjur.

Pembangunan jalan di Cipelah ditujukan untuk memperlancar distribusi hasil pertanian, mengingat wilayah Rancabali memiliki potensi sumber daya alam yang besar.

Komandan Kodim 0624 Kabupaten Bandung Letkol Kav. Samto Betah menyatakan bahwa TMMD ke-127 akan berlangsung selama 30 hari.

"TMMD tidak hanya mencakup pembangunan fisik, tetapi juga kegiatan nonfisik seperti penyuluhan dan sosialisasi wawasan kebangsaan kepada masyarakat," ungkapnya.

Prioritas Jalan di Beberapa Wilayah

Selain proyek di Cipelah, Pemkab Bandung juga memprioritaskan pembangunan jalan di lokasi lain.

Salah satu proyek utama lainnya adalah pembangunan ruas jalan sepanjang 20 kilometer di Kampung Londok, Desa Sugihmukti, Kecamatan Pasirjambu.

Pembangunan infrastruktur ini disebut sebagai bentuk keberpihakan APBD kepada masyarakat dan menjadi upaya Pemkab Bandung untuk meningkatkan aksesibilitas serta kesejahteraan masyarakat.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Hino & Isuzu Raih Status Top Brand Masyarakat Indonesia
• 14 jam lalumedcom.id
thumb
Kemenkes: 70 Juta Warga Ikut CKG 2025, Fokus pada Tindak Lanjut Pengobatan
• 7 jam lalutvrinews.com
thumb
DPR Terima Surpres Calon Dubes Negara Sahabat untuk RI
• 15 jam laluviva.co.id
thumb
PSBS Biak Resmi Tunjuk Marian Mihail Jadi Pelatih Kepala Baru
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Atalanta vs Cremonese: Kalah Lagi, Emil Audero dkk Dekati Zona Merah
• 18 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.