Penentuan paket aerodinamika memang menjadi perhatian utama seluruh pabrikan MotoGP selama masa jeda musim dingin.
Pembalap utama Ducati itu memaksimalkan waktu tes pramusim yang terbatas di Sepang, Malaysia, dan Buriram, Thailand, melalui simulasi visual guna mengevaluasi efektivitas paket aerodinamika yang akan dipilih.
Dengan total hanya lima hari pengujian pramusim, Marquez memanfaatkan sektor-sektor tertentu di Sirkuit Sepang sebagai representasi karakter lintasan lain. Strategi tersebut krusial mengingat regulasi MotoGP hanya mengizinkan satu kali pembaruan paket aerodinamika di tengah musim.
"Anda harus berhati hati. Di sirkuit ini (Sepang), terdapat banyak jenis tikungan yang berbeda, jadi Anda perlu membayangkan seolah-olah berada di trek lain," ujar Marquez dikutip dari Crash.
Baca juga:
Marc Marquez Khawatir Performanya Menurun Imbas Cedera
Ia menilai beberapa bagian di Sepang mampu merepresentasikan karakter tikungan di Sirkuit Qatar maupun Jerez. Pendekatan tersebut memberikan gambaran mengenai bagaimana kinerja aerodinamika motor akan beradaptasi sepanjang 22 seri balapan musim ini.
Meski baru kembali membalap setelah menjalani operasi bahu pada Oktober lalu, performa Marquez tetap menunjukkan daya saing. Ia sempat mencatat waktu tercepat pada hari pertama tes dan mengakhiri rangkaian uji coba di posisi keempat secara keseluruhan dengan catatan waktu 1 menit 56,789 detik.
Berdasarkan data, kekuatan Marquez tersebar di berbagai sektor lintasan. Pada sektor pertama yang didominasi area pengereman tikungan awal, ia mencatatkan waktu tercepat kelima.
Di sektor kedua yang banyak diisi tikungan mengalir, Marquez berada di peringkat kedelapan. Ia menempati posisi keempat di sektor ketiga, sementara sektor keempat—yang mengombinasikan lintasan lurus panjang dan hairpin terakhir, justru menjadi sektor terkuatnya dengan catatan waktu tercepat di antara seluruh pembalap.
Hingga berakhirnya tes di Malaysia, Marquez masih cenderung mempertahankan sebagian paket aerodinamika musim 2025. Namun demikian, ia menegaskan keputusan akhir belum ditetapkan dan masih membutuhkan evaluasi lanjutan.
Tes pramusim berikutnya di Buriram yang akan berlangsung pada 21–22 Februari bakal menjadi penentuan akhir sebelum setiap pembalap menyerahkan keputusan homologasi aerodinamika, hanya beberapa hari menjelang seri pembuka MotoGP Thailand.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)





