Singapura Buka 15.700 Lowongan Kerja, Gajinya Lebih dari Rp50 Juta per Bulan!

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Di tengah ketidakpastian ekonomi global, Singapura tetap menunjukkan posisinya sebagai magnet investasi bernilai tinggi. Komitmen investasi yang masuk sepanjang 2025 tidak hanya memperkuat fondasi ekonomi negara tersebut, tetapi juga akan menjadi ribuan peluang kerja baru dengan kualitas upah kompetitif.

Investasi yang diamankan diproyeksikan menciptakan 15.700 lapangan kerja dalam lima tahun ke depan. Sekitar dua pertiga posisi tersebut menawarkan gaji kotor bulanan di atas 5.000 dolar Singapura atau sekitar Rp66 jutaan. 

Baca Juga :
Kejagung Ungkap Alasan Jamdatun Batal Hadiri Sidang Praperadilan Paulus Tannos di Singapura
Fakta-Fakta Kecelakaan Bocah WNI 6 Tahun di Singapura dan Update Terbarunya

Ketua lembaga pengembangan ekonomi Singapura, Png Cheong Boon, mengatakan, pekerjaan-pekerjaan ini dirancang untuk berbagai tahapan karier. 

“Pekerjaan ini akan menawarkan jalur karier yang bermakna bagi para pekerja kami, terutama mereka yang memiliki keahlian yang dibutuhkan dan berkinerja baik. Pekerjaan ini juga memberi kesempatan untuk mempelajari keterampilan baru dan mengambil peran baru,” ujarnya sebagaimana dikutip dari The Straits Times, Rabu, 11 Februari 2026.

Dari total pekerjaan yang akan tercipta, sekitar 40 persen berada di sektor jasa, 37 persen di manufaktur, dan 23 persen di bidang riset, pengembangan (R&D), serta inovasi. Sebagian besar posisi ditujukan bagi profesional, manajer, eksekutif, dan teknisi, mencakup lulusan baru maupun pekerja yang ingin beralih karier di tengah perjalanan profesional mereka.

Nilai investasi aset tetap yang masuk pada 2025 mencapai 14,2 miliar dolar Singapura, naik 5,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, jumlah proyeksi pekerjaan ini menjadi yang terendah dalam satu dekade, turun sekitar 16 persen dari 2024.

Managing Director lembaga tersebut, Jermaine Loy, menjelaskan ada perubahan struktural yang memengaruhi kebutuhan tenaga kerja. “Ada beberapa pergeseran struktural yang terjadi, seiring meningkatnya otomatisasi dan digitalisasi di berbagai industri,” ungkapnya. 

Meski begitu, ia menegaskan kualitas pekerjaan tetap menjadi prioritas utama. “Pekerjaan yang diperkirakan akan tercipta adalah pekerjaan yang baik, bernilai tinggi, dan menawarkan jalur karier yang bermakna bagi warga Singapura,” paparnya. 

Untuk mendukung kesiapan tenaga kerja, berbagai program pelatihan terus diperkuat, termasuk peningkatan keterampilan digital seperti penerapan praktis kecerdasan buatan (AI), keamanan siber, dan komputasi awan. 

Kemitraan dengan perguruan tinggi juga dijalankan guna menyiapkan talenta lokal untuk peran-peran R&D. Investasi baru juga mengalir ke sektor-sektor strategis seperti AI, precision medicine, ekonomi hijau, perangkat keras generasi baru, serta teknologi mobilitas, menandakan arah transformasi ekonomi menuju basis inovasi berteknologi tinggi.

Baca Juga :
Kronologi Anak WNI Tewas dalam Kecelakaan Fatal di Singapura
KBRI Beri Pendampingan Penuh Kasus Anak WNI Tewas Kecelakaan di Singapura
Bocah 6 Tahun WNI Tewas Ditabrak Mobil di Chinatown Singapura, Ibunya Luka Parah

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Art Jakarta Papers 2026 sukses buktikan bahwa kertas bisa jadi bintang utama pameran seni
• 10 jam lalubrilio.net
thumb
Update Hasil dan Klasemen Liga Spanyol: Real Madrid Masih Tempel Barcelona
• 44 menit lalubisnis.com
thumb
Usai Diancam Pedagang, Wali Kota Bekasi Sebut Maafkan Pelaku Namun Penertiban Tetap Jalan
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Prabowo Teken Perpres Baru: Atur soal Lahan Sawah Abadi
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
BPDP fasilitasi akses pasar produk UMKM perkebunan
• 19 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.