JAKARTA, KOMPAS.TV - Polisi mengungkapkan cairan yang digunakan tiga pelajar untuk menyiram pelajar lainnya di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, bukan lah air keras.
Kepala Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polres Jakarta Pusat, Kompol Rita Oktavia Shinta, menuturkan cairan tersebut merupakan bahan kimia.
"Sebetulnya di medsos, di media online infonya cairan itu adalah air keras, tapi waktu kami proses penyidikan ternyata cairan itu hanya bahan kimia, bukan air keras," kata Rita di Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Baca Juga: Fakta-Fakta Penyiraman Air Keras di Jakpus, Diduga Dilakukan 3 Pelajar yang Pilih Korban Secara Acak
Saat ditanya lebih spesifik mengenai jenis cairan yang digunakan oleh tiga pelajar tersebut, Rita mengaku belum dapat memastikannya.
Sebab, kata dia, saat ini pihaknya masih melakukan uji laboratorium untuk memastikan jenis cairan tersebut.
"Masih dalam lab, jadi kalau lab sudah keluar baru nanti kami update kembali," kata Rita seperti dilaporkan Jurnalis KompasTV, Iksan Apriansyah.
Dalam kesempatan itu, Rita memastikan ketiga pelajar pelaku penyiraman cairan kimia kepada pelajar lainnya itu telah ditangkap pihak kepolisian.
"Memang sudah kami amankan tiga anak, sekarang lagi dalam proses," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, aksi tiga pelajar melakukan penyiraman cairan kimia terhadap pelajar lain di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, terekam kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi.
Penulis : Isnaya Helmi Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- penyiraman pelajar
- jakarta pusat
- air keras
- cairan bahan kimia
- polisi
- pelajar





