jpnn.com, JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mengirimkan satu unit ambulans senilai USD 47.000 atau sekitar Rp790 juta ke Gaza, Palestina.
Bantuan tersebut berasal dari Pemerintah Kabupaten Karawang dan masyarakat Karawang untuk mendukung layanan kesehatan darurat bagi warga terdampak krisis kemanusiaan.
BACA JUGA: Gelar Tarhib Ramadan 2026, BAZNAS Gaungkan Pesan Zakat Menguatkan Indonesia
Penyaluran ambulans dilakukan melalui kerja sama BAZNAS dengan lembaga kemanusiaan Gazze Destek Dernegi (GDD) yang berbasis di Mesir.
Kerja sama ini dilakukan untuk memastikan bantuan dapat masuk ke Gaza secara aman dan tepat sasaran.
BACA JUGA: BAZNASâKBRI Kairo Tingkatkan Koordinasi Salurkan Bantuan ke Gaza
Ketua BAZNAS KH. Noor Achmad mengapresiasi kepedulian Pemerintah Kabupaten Karawang dan masyarakat setempat terhadap rakyat Palestina.
Dia menyebut bantuan tersebut akan segera disalurkan ke Gaza melalui jaringan kemanusiaan GDD Mesir.
BACA JUGA: BAZNAS Targetkan ZIS Ramadan 2026 Capai Rp 515 Miliar
“Alhamdulillah, ini merupakan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Karawang dan masyarakat Karawang untuk masyarakat Gaza. Ambulans ini akan segera disalurkan melalui GDD Mesir yang memiliki pengalaman panjang dalam misi kemanusiaan di Palestina,” ujar Kiai Noor.
Dia menambahkan, ambulans tersebut diproduksi dengan spesifikasi yang disesuaikan dengan kondisi lapangan di Gaza.
Dengan kualitas yang memadai, ambulans diharapkan dapat digunakan secara optimal dalam pelayanan medis darurat.
Kiai Noor juga menyampaikan bahwa kebutuhan bantuan di Gaza saat ini sangat besar, terutama menjelang bulan Ramadan.
Selain layanan kesehatan, warga Gaza juga membutuhkan bantuan pangan dan kebutuhan pokok lainnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang H. Asep Aang Rahmatullah mengatakan, selain ambulans, pemerintah daerah bersama masyarakat dan ASN Karawang juga menyalurkan bantuan pangan senilai Rp236 juta melalui BAZNAS.
Dia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga Gaza dalam menghadapi situasi darurat. (jlo/jpnn)
Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh




