Penyaluran Kredit Bank Milik Pemkab Cirebon Masih Solid di Tengah Musim Gugur BPR

bisnis.com
10 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, CIREBON - PT BPR Cirebon Jabar (BCJ) milik Pemerintah Kabupaten Cirebon mencatat penyaluran kredit sebesar Rp279 miliar sepanjang 2025. Realisasi kredit tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya dan terjadi saat aktivitas sebagian bank perkreditan rakyat (BPR) di berbagai daerah menunjukkan tren perlambatan.

Direktur Operasional BPR Cirebon Jabar Dini Rahmawati menyampaikan hingga akhir Desember 2025 total kredit yang disalurkan bank mencapai Rp279 miliar, atau naik 7,31% YoY dari Rp260 miliar pada 2024. 

Penyaluran kredit tersebut mencerminkan fungsi intermediasi perbankan daerah yang masih berjalan di tengah kondisi sektor keuangan mikro yang menghadapi tekanan.

Selain kredit, kinerja keuangan BPR Cirebon Jabar juga tercatat mengalami pertumbuhan pada sejumlah indikator. Total aset bank meningkat dari Rp443 miliar pada 2024 menjadi Rp476 miliar pada 2025. Sementara dana simpanan nasabah naik dari Rp376 miliar menjadi Rp392 miliar pada periode yang sama.

Dini mengatakan, capaian tersebut menunjukkan aktivitas operasional bank masih berlangsung normal. “Kinerja keuangan hingga Desember 2025 menunjukkan peningkatan dari sisi aset, kredit, dan simpanan,” ujarnya, Selasa (10/2/2026).

Dari sisi laba, BPR Cirebon Jabar mencatat lonjakan pada 2025. Laba bersih tercatat sebesar Rp20,19 miliar, meningkat signifikan dibandingkan laba tahun 2024 yang berada di angka Rp8,15 miliar. 

Baca Juga

  • LPS: Pengadaan Sistem IT BPR Bakal Dieksekusi usai Revisi UU P2SK Rampung
  • BPR Bank Cirebon Ditutup, OJK: Dana Nasabah Dijamin LPS
  • Dana Tertahan usai Izin Dicabut, Nasabah Datangi BPR Bank Cirebon

Namun, manajemen tidak merinci faktor pendorong kenaikan laba tersebut, baik dari pendapatan bunga, efisiensi biaya operasional, maupun sumber pendapatan lainnya.

Di tengah dinamika industri BPR yang menghadapi tantangan, Dini menegaskan seluruh kegiatan operasional bank tetap berada dalam koridor regulasi.

Dia menyampaikan dana nasabah berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai ketentuan perundang-undangan. “Operasional bank berjalan normal dan dana nasabah berada dalam skema perlindungan regulator,” katanya.

Berdasarkan data OJK, industri BPR secara nasional masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari peningkatan risiko kredit, penurunan daya beli masyarakat, hingga kehati-hatian perbankan dalam menyalurkan pembiayaan. Kondisi tersebut berdampak pada perlambatan aktivitas penyaluran kredit di sejumlah daerah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wamendagri Minta Kepala Daerah Pimpin Langsung Percepatan Eliminasi TBC
• 17 jam laludetik.com
thumb
Ressa Rossano Sudah Punya Anak Kandung, Denada Senang Jadi Nenek
• 20 jam lalugenpi.co
thumb
Guru Madrasah: Tak Akan Ada Demo jika Gaji Jelas dan Dibayar Tiap Tanggal 1
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Persebaya Bertekad Jaga Tren 13 Laga Tak Kalah, Saat Lawan Bhayangkara FC
• 6 jam lalugenpi.co
thumb
3 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Delivery Makanan Menurut Ilmu Psikologi
• 19 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.