Jakarta, VIVA – Nama Insanul Fahmi mendadak ramai diperbincangkan di media sosial setelah beredar sebuah video yang memperlihatkan sosok pria diduga dirinya tengah berjoget bersama sejumlah orang di sebuah kelab malam. Video tersebut memicu reaksi beragam dari warganet, terutama karena selama ini Insanul dikenal menampilkan citra religius dan kerap menyatakan dirinya jauh dari kehidupan malam.
Cuplikan video yang beredar luas itu memperlihatkan Insanul berada di tengah suasana pesta dengan musik keras dan pencahayaan khas klub malam. Tak sedikit warganet yang mempertanyakan konsistensi sikap Insanul, bahkan menudingnya tidak sesuai dengan citra yang selama ini ia bangun di ruang publik. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!
Menanggapi kegaduhan tersebut, kuasa hukum Insanul Fahmi, Tommy Tri Yunanto, akhirnya angkat bicara. Ia menyebut kliennya cukup terkejut ketika mengetahui video lama itu kembali mencuat dan disalahartikan oleh publik.
Menurut Tommy, Insanul tidak membantah bahwa sosok dalam video tersebut memang dirinya. Namun, konteks video tersebut dinilai telah dipelintir dan tidak menggambarkan keadaan yang sebenarnya.
"Dia (Insanul) kaget ya, karena tuh video tuh video ulang tahun sudah 3 tahun yang lalu," kata Tommy dalam video di Youtube Intens Investigasi, dikutip Rabu 11 Februari 2026.
Tommy menjelaskan, rekaman tersebut diambil saat Insanul menghadiri perayaan ulang tahun salah satu kerabat dekatnya. Ia menegaskan bahwa acara tersebut bukanlah aktivitas dugem seperti yang ramai ditudingkan warganet.
"Jadi itu video udah video lama gitu loh. Jadi waktu ulang tahun dan itu enggak ada dugem waktu acara ulang tahun, nggak ada tuh dugem-dugem gitu," jelasnya.
Lebih lanjut, Tommy menilai aksi Insanul yang terlihat berjoget dalam video tersebut merupakan hal yang lumrah dalam suasana pesta perayaan. Ia meminta publik tidak serta-merta menghakimi tanpa mengetahui latar belakang kejadian secara utuh.
"Ya namanya joget-joget biasalah waktu ulang tahun kan gitu, itu yang disampaikan Insanul. Jadi saya rasa nih nggak benar ya bilang katanya dugem dan lain-lain," tutupnya.





