Pemerintah Iran menyatakan sinyal positif terkait pembicaraan nuklir dengan Amerika Serikat. Mereka menilai bahwa pembicaraan itu telah memberikan kesempatan baginya untuk menilai keseriusan Washington.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei Hamaneh mengatakan pertemuan baru-baru memang tidak berlangsung lama, namun esensial untuk membaca niat pihak dari AS.
Baca Juga: Pemimpin Tertinggi Iran Serukan Peringatan 47 Tahun Digulingkannya Reza Pahlavi yang Dicap 'Antek Asing'
“Pertemuan Muscat bukan pertemuan panjang. Menurut kami, ini untuk mengukur keseriusan pihak lain dan bagaimana melanjutkan jalur ini,” ujarnya, dikutip dari Reuters.
“Setelah pembicaraan, kami merasakan adanya pemahaman dan konsensus untuk melanjutkan proses diplomatik," tambahnya.
Bagi Iran, format pembicaraan awal ini penting untuk memastikan jalur diplomasi tetap terbuka di tengah ketegangan geopolitik yang belum mereda.
Sinyal Iran juga membuka peluang lanjutan dialog di tengah meningkatnya ketidakpastian regional seperti konflik terkait dengan Selat Hormuz, Iran. Ia dapat menurunkan risiko eskalasi militer, ,empengaruhi pasar energi global hingga membentuk ulang keseimbangan geopolitik di Timur Tengah.
Baca Juga: AS Keluarkan Peringatan, Iran Tak Akan Segan Membajak Kapal Tanker di Selat Hormuz
Meski tantangan politik masih besar, khususnya terkait tekanan eksternal, jalur dialog tetap terbuka. Perkembangan selanjutnya akan sangat bergantung pada konsistensi semua pihak dalam menjaga proses diplomatik tetap berjalan.





