Melalui liriknya, sang musisi menggambarkan kenangan akan sebuah hubungan yang masih membekas. Ia menangkap perasaan familiar saat seseorang terus memikirkan mantan kekasihnya, bahkan lama setelah hubungan itu berakhir.
Lagu ini lahir dari melodi yang tak kunjung hilang dari benaknya.
"Melodi 'Time After Time' terus terngiang di kepala saya selama bertahun-tahun, persis seperti sosok yang saya tuliskan dalam lagu ini," ujar perempuan berusia 34 tahun itu, dilansir dari Variety.
Single tersebut telah resmi dirilis oleh Universal Music dan bisa didengarkan di semua platform streaming musik.
Baca Juga :
Profil EJAE: Dulu Gagal Debut sebagai Idol, Kini Raih Golden GlobeSementara itu, EJAE bukan nama baru di industri. Sebelum bersolo karier, ia adalah salah satu penulis lagu di balik sejumlah hit besar, seperti "Psycho" milik Red Velvet, "Drama" aespa, serta lagu-lagu untuk TWICE, LE SSERAFIM, dan Taeyeon.
Kesuksesannya kian melesat. Tahun ini, ia berhasil membawa pulang Critics Choice Award dan Golden Globe Award untuk lagu "Golden" yang ia tulis bersama musisi lain. Bahkan, lagu tersebut juga masuk nominasi Academy Award.
Kemenangannya di Grammy Awards menjadi momen yang sangat berarti baginya. Sebagai seorang wanita Asia-Amerika, EJAE mengungkapkan bahwa penghargaan itu adalah pengingat untuk terus bermimpi, berani mengambil risiko, dan pantang menyerah.
Selain merilis musik, ia juga dikenal sebagai pengisi suara karakter Rumi dalam film animasi Netflix KPop Demon Hunters. Atas segala pencapaiannya, EJAE masuk dalam daftar 10 Artisan Penulis Lagu yang Patut Diperhatikan versi majalah Variety.
Baca Juga :
"Golden" Ukir Sejarah Sebagai Lagu K-Pop Pertama Pemenang Grammy(Maulia Chasanah)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)





