Jakarta, CNBC Indonesia- Industri otomotif Indonesia tengah diramaikan dengan gempuran kendaraan listrik atau electric vehicle (EV). Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat sepanjang tahun 2025, mobil listrik atau battery electric vehicle (BEV) secara wholesales mencapai 103.931 atau naik 141% (yoy).
Salah satu produsen mobil yang turut bersaing di segmen pasar mobil listrik adalah Mazda Indonesia dengan produk Mazda MX-30. Meski demikian Mazda Indonesia masih berfokus pada segmen premium yang berbasis mesin berbahan bakar minyak (BBM).
President Director Mazda Indonesia, Ricky Thio mengatakan Mazda Indonesia konsisten terhadap "value" yang ditawarkan kepada konsumen dengan filosofi desain "KODO Design" yang dalam bahasa Jepang berarti "Soul of Motion" serta Filosofi Jinba-Ittai yakni konsep kesatuan antara pengemudi dan kendaraan.
Mazda Indonesia dalam upaya mendorong penjualan menghadapi gejolak ekonomi global termasuk daya beli berfokus pada strategi bisnis mendorong efektivitas dan efisien produksi. Mendorong strategi marketing yang dapat membuat Value Mazda selaras dengan kebutuhan konsumen.
Seperti apa strategi pengembangan bisnis otomotif Mazda Indonesia menghadapi tantangan bisnis 2026? Selengkapnya simak dialog Dina Gurning dengan Chief Operating Officer PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) and President Director Mazda Indonesia, Ricky Thio dalam AutoBizz di CNBC Indonesia (Selasa, 10/02/2026)




