Menkes Dorong Desil Terkaya Keluar dari BPJS PBI: Masa Gak Bisa Bayar Rp 42 Ribu

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin menyebut, ada 1.824 orang dari desil 10 atau kelompok terkaya menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS. Hal itu pun akan dirapikan bersama Kemensos dan BPS.

“Nah orang kaya yang (desil) 10 itu masuk PBI, misalnya itu ada datanya berapa? 1.824 orang desil terkaya mendapatkan PBI, akibatnya ada orang yang harusnya masuk PBI tidak masuk, karena PBI itu kan ada kuotanya, sekitar 96-98 juta,” ucap Budi dalam rapat bersama Komisi IX DPR di Gedung DPR, Rabu (11/2).

Data penerima PBI pun akan dirapikan dalam 3 bulan ke depan bersama Kemenkes, Kemensos, dan BPS, serta pemerintah daerah. Para peserta PBI dari Desil 10 akan didorong untuk keluar.

“Itu sebabnya kenapa dalam 3 bulan ke depan, keputusan yang kedua adalah BPJS, BPS, Kemensos, dan Pemda harus melakukan rekonsiliasi data dari 11 juta data PBI yang berpindah. Karena total berpindah itu ada 11 juta yang pindah dari PBI jadi tidak PBI,” tutur Budi.

“Supaya desil-desil yang tinggi ini jangan masuk ke sana. Karena masih ada desil 1-5 yang belum masuk ke PBI. Nah, itu kita akan rapikan,” tambahnya.

Budi meminta, warga Desil 10 yang masuk di dalam PBI untuk keluar secara mandiri. Sehingga warga yang berhak mendapat subsidi pemerintah lebih tepat sasaran.

“Tiga bulan ke depan dia tetap akan jalan, tapi dalam tiga bulan ini akan di-review dan disosialisasikan oleh BPJS dan Pemda bahwa ‘hei, Anda kan sebenarnya desil 10, sangat mampu, ayo bayar lah BPJS kan Rp 42 ribu, masa enggak bisa bayar Rp 42 ribu?’,” ucap Budi.

“Supaya posisinya mereka bisa diisi oleh teman-teman yang benar-benar tidak mampu. Nah ini akan dilakukan dalam tiga bulan ke depan,” tandasnya.

Desil merupakan pembagian kelompok masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan, dimulai dari yang paling miskin hingga paling sejahtera. Semakin kecil desilnya, warga itu masuk dalam kategori miskin, sebaliknya semakin besar desil warga masuk dalam kategori sejahtera.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tekan Iran, Trump Pertimbangkan Tambah Armada Kapal Induk AS di Timur Tengah
• 7 jam laluokezone.com
thumb
Iran soal ancaman serangan AS: Kami kuat tapi tidak ingin berkonflik
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
IHSG Sesi I Melonjak 1,60%, Saham Bakrie BUMI, BRMS, BNBR, VKTR Bergairah
• 2 jam lalukatadata.co.id
thumb
Hector Souto belum Bisa Maafkan Diri Pascakekalahan Timnas Indonesia di Final Piala Asia Futsal 2026
• 11 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Tottenham kembali telan kekalahan setelah takluk dari Newcastle 1-2
• 10 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.