Jakarta: Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Murti Utami, mengatakan, institusinya fokus dalam tata laksana program cek kesehatan gratis (CKG) pada 2026. Tak hanya pada pemeriksaan, layanan fokus memberikan penanganan terkait pengobatan serta perawatan.
“Khusus tahun ini memang kami akan lebih memfokuskan tata laksana, apa sih artinya tata laksana? Artinya setelah mendapatkan cek kesehatan gratis ini, kami ingin sebetulnya masyarakat dapat menerima pengobatan, dapat menerima perawatan,” kata Murti dikutip dari Antara, Rabu, 11 Februari 2026.
Ia mencontohkan pelayanan CKG berupa pemeriksaan tekanan darah atau tensi akan mendapatkan pengobatan hingga pendekatan edukasi.
“Padahal kalau kita tahu bahwa itu sebetulnya karena tekanan darah kita tinggi, yang tidak terkontrol gitu ya. Nah, dengan CKG ini mereka harusnya mendapatkan pengobatan, mendapatkan edukasi,” ujar Murti.
Baca Juga :Kemenkes: Masih Banyak Warga yang Takut Kesehatannya Diperiksa
Tata laksana dalam program CKG, menurut dia, untuk menyembuhkan peserta yang mengalami penurunan kesehatan, dan mengubah pola perilaku, pola makan, hingga beraktivitas dengan normal.
Cek kesehatan gratis. Foto: Media Indonesia/Susanto
“Kita maunya dengan adanya mendapatkan pengobatan. Adanya edukasi untuk perubahan perilaku, pola makan, kita maunya terus kembali hijau, dia kembali normal kembali gitu, ya,” ujar Murti.
Ia juga mengharapkan program Presiden Prabowo tersebut dapat membantu pemenuhan pelayanan kesehatan. Sehingga, memberi manfaat untuk seluruh warga negara Indonesia.
“Itu misi pemerintah seperti itu, sehingga semua warga Indonesia kita semua sehat,” kata Murti.



