Chaidir Syam Resmi Sandang Gelar Doktor Keduanya

harianfajar
20 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAROS– Bupati Maros, AS Chaidir Syam resmi menyandang gelar doktor untuk kedua kalinya setelah sukses mempertahankan disertasi dalam sidang terbuka promosi doktor di bidang Ilmu Politik Universitas Hasanuddin (Unhas), Rabu, 12 Februari 2026.

Sidang promosi doktor yang digelar di Auditorium Prof A Amiruddin, Fakultas Kedokteran ini menghadirkan langsung Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto yang bertindak sebagai penguji eksternal.

Ini merupakan gelar doktor kedua yang berhasil diraih Chaidir setelah sebelumnya meraih gelar doktor Ilmu Hukum dari Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar pada 2024 lalu.

Pada disertasinya, Chaidir mengangkat judul “Partai Politik dalam Perspektif Demokrasi: Studi Fenomena Calon Tunggal pada Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Maros Tahun 2024”.

Dalam penelitian tersebut ia mengulas fenomena calon tunggal yang terjadi dalam Pilkada Maros 2024. Saat itu di mana Chaidir maju berpasangan dengan Muetazim Mansyur.

Dihadapan para penguji dan undangan, Wamendagri, Bima Arya mengaku menyempatkan hadir di tengah padatnya agenda kenegaraan.

Bahkan ia harus meminta izin khusus kepada Menteri Dalam Negeri untuk dapat menjadi penguji dalam sidang promosi doktor tersebut.

“Saya harus izin kepada Pak Mendagri untuk menjadi penguji di Unhas. Saya tentu akan memberikan kritik, masa sudah jauh-jauh hanya memberikan saran saja kepada Pak Bupati,” akunya.

Dia menyoroti substansi demokrasi dalam fenomena calon tunggal yang dituangkan dalam disertasi Chaidir.

Pada kesemapatan itu, dia meminta Chaidir menjelaskan strategi penguatan kualitas demokrasi di Kabupaten Maros.

“Bagaimana seorang Bupati Maros bisa menguatkan substansi demokrasi di daerahnya, karena tadi sudah diakui bahwa fenomena calon tunggal berpotensi melemahkan demokrasi,” ungkapnya.

Sementara itu Chaidir Syam sempat berkaca-kaca saat momen penyampaian sambutan,saat mengenang almarhum ayahnya, Andi Syamsuddin.

Baginya sang ayah memiliki peran besar dalam membentuk karakter dan semangatnya dalam menempuh pendidikan.

“Semoga Allah menempatkan beliau bersama orang-orang beriman,” ungkapnya.

Dia juga menyampaikan terima kasihnya kepada sang ibunda, Hj Andi Nadjemiah, yang telah merawat dan membesarkannya hingga bisa meraih pendidikan tinggi.

“Ibu yang membesarkan hati dan semangat saya. Beliau selalu menasihati bahwa apa yang kita tanam hari ini, itulah yang akan kita petik di kemudian hari,” katanya.

Dia juga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada sang istri, Ulfiah Nur Yusuf, yang tak lelah memberinya dukungan dalam menyelesaikan studi doktoralnya.

“Istri saya yang terus mendorong saya untuk menyelesaikan studi ini. Saya hampir menyerah, tetapi beliau terus memberi semangat,” akunya.

Dalam promosi doktor ini juga hadir Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur, Kepala OPD Pemkab Maros serta undangan lainnya. (rin)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gus Yaqut Penuhi Panggilan BPK Terkait Kasus Kuota Haji 2024
• 10 jam lalurctiplus.com
thumb
BEI Bakal Kirim Proposal Serupa MSCI ke FTSE Russell
• 14 jam lalubisnis.com
thumb
Prediksi BMKG: Sebagian Wilayah Sulsel Hujan Seharian Kamis 12 Februari 2026, Termasuk Makassar, Gowa, Maros
• 4 jam laluharianfajar
thumb
Air Mata Haru Warnai Bantuan Kursi Roda Gek Cenini untuk Warga Jembrana
• 23 jam laluokezone.com
thumb
Kunker Pimpinan MPR RI ke Banda Aceh, Wakil Ketua MPR RI Minta Masyarakat Bersatu Demi Kebangkitan Aceh
• 20 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.