Penulis: Harapan Sagala
TVRINews - Taput
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melalui Dinas Pendidikan mulai menerapkan Program 5 Hari Sekolah pada tahun ajaran 2026. Program ini dijalankan di 280 sekolah, terdiri dari 227 Sekolah Dasar (SD) dan 53 Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Sekolah yang menerima prioritas adalah satuan pendidikan yang telah mendapatkan Manfaat Bantuan Gizi (MBG) sejak 9 Februari 2026. Dengan program ini, kegiatan belajar mengajar berlangsung Senin hingga Jumat, sementara Sabtu dan Minggu menjadi hari libur.
Menurut Plt. Kepala Dinas Pendidikan Tapanuli Utara, Betty Sitorus, sistem ini dirancang agar siswa tetap dapat belajar secara efektif tanpa terbebani.
“Dengan lima hari sekolah, kami berharap siswa bisa fokus belajar, tetapi tetap punya waktu berkualitas bersama keluarga,” ujarnya, Rabu, 11 Februari 2026
Program ini juga memberi kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan minat dan bakat melalui kegiatan ekstrakurikuler maupun aktivitas positif di luar sekolah.
Beberapa manfaat yang diharapkan antara lain waktu istirahat yang lebih optimal di akhir pekan, serta intensitas kebersamaan antara siswa dan keluarga meningkat.
Penerapan program ini dilakukan setelah adanya kesepakatan bersama antara pihak sekolah, orang tua, dan komite sekolah melalui rapat koordinasi. Dalam kesepakatan tersebut, manajemen waktu belajar diatur agar siswa tetap semangat tanpa merasa terbebani.
Editor: Redaksi TVRINews





