SEDIKITNYA 40 titik longsor terjadi di sepanjang Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Tarutung–Sibolga, Sumatra Utara, dan mengancam keselamatan pengguna jalan.
Kerusakan badan jalan umumnya terjadi di sisi kiri jalur menuju Sibolga, sehingga pengendara diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas dari Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara menuju Sibolga Kabupaten Tapanuli Tengah.
Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan Kabupaten Tapanuli Utara, Josua Situmeang, Rabu (10/2), mengingatkan potensi risiko kecelakaan di jalur tersebut, terutama menjelang libur puasa dan Hari Raya Idulfitri yang meningkatkan volume kendaraan.
Baca juga : Huntap Korban Bencana Taput Ditargetkan Rampung Sebelum April
“Volume kendaraan diperkirakan meningkat. Pengguna jalan diimbau tetap waspada dan berhati-hati, terutama di titik-titik rawan longsor,” ujar Josua.
Berdasarkan pantauan Media Indonesia, sebagian besar longsoran merusak sisi kiri badan jalan dan berpotensi membahayakan kendaraan yang melintas, khususnya pada malam hari dan saat hujan deras.
Kondisi ini memerlukan penanganan serius untuk menjamin keselamatan pengguna jalan, mengingat Jalinsum Tarutung–Sibolga merupakan jalur utama penghubung antarwilayah sekaligus jalur vital distribusi logistik di Sumatra Utara. (JH/I-1)





