EtIndonesia. Gedung lama Perpustakaan Inggris sudah tua dan rusak di banyak bagian. Karena itu, sebuah gedung perpustakaan baru dibangun di lokasi lain. Setelah gedung baru selesai, seluruh koleksi buku dari gedung lama harus dipindahkan ke gedung baru.
Pada dasarnya, ini hanyalah pekerjaan perusahaan jasa pindahan—tidak perlu perencanaan rumit: buku dimuat ke truk, diangkut, lalu dipindahkan ke gedung baru.
Masalahnya, anggaran yang dibutuhkan mencapai 3,5 juta pound sterling, sementara perpustakaan tidak memiliki dana sebesar itu. Musim hujan pun segera tiba. Jika pemindahan tidak dilakukan secepatnya, kerugian besar tak terelakkan. Kepala perpustakaan memikirkan berbagai cara, tetapi tak satu pun yang membuahkan hasil.
Di tengah kebingungannya, seorang staf perpustakaan datang menghadap dan mengatakan bahwa dia memiliki solusi—namun tetap membutuhkan 1,5 juta pound sterling.
Kepala perpustakaan sangat gembira, karena jumlah itu masih sanggup ditanggung.
“Cepat katakan!” desaknya tak sabar.
Staf itu berkata : “Gagasan yang bagus juga punya nilai. Saya punya satu syarat.”
“Apa syaratnya?”
“Jika seluruh 1,5 juta pound habis terpakai, anggap saja itu sumbangan saya untuk perpustakaan. Tetapi jika ada sisa, sisa uang itu menjadi milik saya.”
“Itu bukan masalah!” jawab kepala perpustakaan tegas. “Anggaran 3,5 juta saja saya setujui. Jika dari 1,5 juta masih ada sisa dan menjadi milikmu, saya bisa langsung menyetujuinya!”
“Kalau begitu, mari kita buat kontrak,” ujar sang staf, menyadari peluang besar di hadapannya.
Kontrak pun ditandatangani, dan tak lama kemudian rencana pemindahan versi sang staf dilaksanakan. Hasilnya, bahkan tanpa menghabiskan seluruh 1,5 juta pound, seluruh koleksi perpustakaan berhasil dipindahkan ke gedung baru.
Bagaimana caranya?
Ternyata, perpustakaan memasang sebuah pengumuman besar di surat kabar: “Mulai hari ini, Perpustakaan Inggris membuka peminjaman buku gratis tanpa batas bagi masyarakat, dengan satu syarat: buku dipinjam dari gedung lama dan dikembalikan ke gedung baru.”
Hikmah Cerita
Saat membaca kisah ini, solusi yang terlintas di benak saya ternyata sama dengan ide cerdas sang staf: memanfaatkan sistem peminjaman yang sudah ada. Dengan mengandalkan masyarakat yang meminjam dan mengembalikan buku, koleksi dapat berpindah secara alami dari gedung lama ke gedung baru.
Cara ini bukan hanya menghemat biaya pindahan dalam jumlah besar, tetapi juga menyelesaikan tugas dengan rapi dan efisien.
Inilah pelajaran penting dalam hidup dan pekerjaan: selama caranya tepat, hasilnya bisa berlipat ganda. Kita dapat menghemat uang, tenaga, dan waktu—sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat. Menguntungkan diri sendiri dan orang lain.
Catatan: Dana 1,5 juta pound tersebut digunakan untuk biaya pemasangan iklan.
Membaca menambah kebijaksanaan—membuat kita melihat persoalan dengan lebih dalam, lebih jauh, dan lebih cermat. Selamat membaca, semoga bermanfaat.(jhn/yn)





