Konsolnas 2026 Resmi Ditutup, Ini Pesan Wamendikdasmen Atip

jpnn.com
2 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) secara resmi menutup rangkaian Konsolidasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah atau Konsolnas 2026 yang berlangsung selama tiga hari di Depok, Jawa Barat.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat menerima hasil rekomendasi dari sembilan komisi sebagai rumusan bersama arah penguatan kebijakan pendidikan ke depan.

BACA JUGA: Wamendikdasmen Usul Tata Kelola Guru Sepenuhnya Kewenangan Pusat, Anda Setuju?

Atip menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh peserta yang berasal dari pemerintah pusat dan daerah serta berbagai pemangku kepentingan pendidikan.

“Alhamdulillah, selama tiga hari pelaksanaan Konsolidasi Nasional ini, kita telah menyamakan arah kebijakan, membahas berbagai isu strategis, serta berbagi pengalaman antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam upaya memperkuat penyelenggaraan pendidikan,” ujar Wamen Atip di Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia Kemendikdasmen, Depok, Rabu (11/2).

BACA JUGA: Wamendikdasmen Ungkap Penyebab Siswa SD Ngada Bunuh Diri Masalahnya Kompleks

Dia menegaskan forum konsolidasi ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan ruang evaluasi dan perumusan langkah konkret untuk memperbaiki tata kelola dan mutu pendidikan. 

Forum itu bukan sekadar silaturahmi, tetapi ruang untuk mengevaluasi dan merencanakan kebijakan serta aksi nyata agar bisa mewujudkan amanat konstitusi, yaitu pendidikan yang bermutu dalam seluruh aspek dan manifestasinya.

BACA JUGA: Wamendiktisaintek Stella Christie Minta Dosen Libatkan Mahasiswa Saat Riset

Wamen Atip juga mendorong agar hasil pembahasan dan praktik baik yang telah dirumuskan tidak berhenti pada forum tersebut, melainkan diintegrasikan ke dalam dokumen perencanaan pembangunan di daerah.

Kemendikdasmen berharap peran dan kesepakatan yang telah disusun dapat diimplementasikan secara terarah, terukur, dan berkelanjutan, termasuk dengan melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) lain yang memiliki peran dalam pembangunan sumber daya manusia.

Senada itu, Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menyoroti tingginya antusiasme peserta sebagai wujud komitmen bersama dalam membangun sinergi pusat dan daerah.

Menurutnya, sidang komisi telah membahas secara komprehensif kondisi terkini, tantangan, serta rencana tindak lanjut di berbagai bidang pendidikan dasar dan menengah.

Rekomendasi yang dihasilkan tidak sekadar gagasan yang belum teruji, tetapi praktik-praktik baik yang sudah berjalan di berbagai daerah.

Di dalamnya juga dirumuskan rekomendasi pembagian peran antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya.

"Saya memberikan apresiasi kepada seluruh peserta Konsolnas 2026 yang tetap semangat hingga penutupan hari ini. Semua yang diundang pun hadir," tutur Sesjen Suharti.

Dia berharap seluruh peserta dapat mengetahui dan memanfaatkan hasil rekomendasi lintas komisi, sehingga penguatan kebijakan dan praktik pendidikan di daerah dapat berjalan lebih selaras. (esy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Selama Ini Ada Dualisme, Wamendikdasmen Usul Tata Kelola Guru Diurus Pemerintah Pusat Saja


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Mesyia Muhammad


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jumlah Penduduk Miskin Indonesia Lebih dari 50 Persen?, DPR RI Ungkap Kejanggalan Peserta PBI BPJS Kesehatan
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Danantara Sebut Subholding Downstream Pertamina Masih Transisi
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Ronaldo Gabung Skuad Al Nassr dalam Laga Tandang Melawan Arkadag di ACL Two pada 11 Februari 2026?
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Mahasiswa di NTT Penganiaya Penyandang Disabilitas Ditangkap
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Gunakan Lahan Bekas Kedubes Inggris, Gedung MUI 40 Lantai di Bundaran HI Mulai Masuk Tahap Desain
• 21 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.