Liputan6.com, Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyatakan, seluruh rumah sakit di tiga provinsi yang terdampak bencana di Sumatera telah kembali beroperasi. Budi mengatakan, sebelumnya sejumlah rumah sakit sempat berhenti total akibat kerusakan pascabencana.
"Tanggal 1 Desember kita lihat sembilan itu tidak bisa beroperasi sama sekali dan sampai saat ini, semuanya sudah bisa beroperasi," ujar Budi dalam konferensi pers Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera di Gedung Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu (11/2/2026).
Advertisement
Budi menjelaskan, pemulihan operasional rumah sakit dilakukan secara bertahap dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Polri, TNI, dan pemerintah daerah di wilayah terdampak.
Selain rumah sakit, Budi menyebut bahwa kondisi fasilitas kesehatan yang mengalami dampak bencana paling parah adalah puskesmas. Dari total 1.265 puskesmas di tiga provinsi terdampak, pada awal bencana sebanyak 867 puskesmas berhenti beroperasi.
Setelah dilakukan revitalisasi sejak 1 Desember 2025, jumlah puskesmas yang benar-benar tidak dapat beroperasi karena kerusakan berat sempat tercatat sebanyak 152 unit. Dan saat ini tinggal dua puskesmas yang masih belum beroperasi.
"Fasilitas kesehatan yang lebih parah adalah Puskesmas. Dan sampai saat ini tinggal dua yang belum beroperasi karena hancur," terang Menkes Budi.




