Sebuah jembatan gantung di Kabupaten Tanggamus, Lampung, putus sehingga menyebabkan kendaraan angkutan pedesaan yang melintas terjun ke sungai dengan kedalaman sekitar 10 meter.
Kendaraan tersebut diketahui mengangkut 17 penumpang dan satu orang sopir saat insiden terjadi. Beruntung, tidak ada korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.
Peristiwa ini berawal saat kendaraan angkutan desa tengah melintas di atas jembatan gantung. Diduga, besi penahan seling jembatan patah, menyebabkan jembatan menjadi miring dan tidak mampu menopang beban kendaraan. Akibatnya, angkutan tersebut terjun bebas ke sungai.
Baca juga: Keceriaan Anak-Anak Bisa Lintasi Lagi Jembatan Gantung Ramung Musara
Sejumlah penumpang mengalami luka-luka dan langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Pihak kepolisian telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi. Polisi juga berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) setempat guna menindaklanjuti kondisi jembatan yang rusak.
Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati saat melintas di jembatan gantung. Selain itu polisi juga mengingatkan kepada pengemudi angkutan umum agar tidak melebihi kapasitas muatan agar peristiwa serupa tidak terulang kembali.




