Mensos Salurkan Rp 25,8 M Bantuan Jadup ke Warga Terdampak Bencana Sumatera

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Kementerian Sosial menyiapkan penyaluran bantuan sosial jaminan hidup (jadup) dengan total anggaran mencapai Rp 25,8 miliar untuk korban terdampak bencana di empat kabupaten/kota yang ada di Aceh dan Sumatera.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, bantuan jadup merupakan salah satu skema bantuan pascabencana yang diberikan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

“Bantuan untuk membeli lauk pauk atau jaminan hidup, 450 ribu rupiah per orang dikali satu bulan,” jelas Gus Ipul dalam konferensi pers di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu (11/2).

Gus Ipul menjelaskan, bantuan jadup akan disalurkan ke empat daerah yang datanya telah lengkap dan diverifikasi, yakni Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah di Aceh, Padangsidimpuan di Sumatera Utara, serta Padang Panjang di Sumatera Barat. Total bantuan yang diberikan mencapai Rp 25.824.150.000.

“Insyaallah pada minggu ini juga kami akan menyalurkan Bansos untuk Jadup di empat kabupaten,” katanya.

Ia menegaskan, seluruh penerima bantuan telah tercatat secara rinci melalui mekanisme by name by address (BNBA) yang ditetapkan dalam surat keputusan bupati atau wali kota dan telah mendapat persetujuan Kementerian Dalam Negeri.

Dalam proses penyalurannya, Kementerian Sosial menyiapkan tiga skema distribusi bantuan, yakni melalui bank Himbara, PT Pos Indonesia, atau penyaluran langsung oleh petugas jika kondisi di lapangan tidak memungkinkan.

“Ada tiga cara penyaluran kami. Yang pertama penyaluran lewat Bank Himbara, kedua lewat PT Pos. Kalau memang situasinya tidak memungkinkan lewat kedua-duanya, kita akan kirim secara langsung dibawa oleh petugas,” jelas Gus Ipul.

Selain bantuan jaminan hidup, pemerintah menyalurkan sejumlah bantuan lain, antara lain santunan kematian bagi ahli waris korban meninggal, bantuan isian rumah sebesar Rp 3 juta per keluarga, serta bantuan pemulihan ekonomi senilai Rp 5 juta per keluarga.

Terkait santunan bagi korban meninggal dunia, Gus Ipul menyebut penyalurannya hampir rampung di seluruh provinsi.

“Jadi penyalurannya secara bertahap, sampai hari ini kita sudah sampai hampir seribu korban meninggal, santunannya sudah diserahkan kepada ahli waris,” jelas dia.

Gus Ipul menambahkan, pemerintah akan terus melakukan pendampingan dan pelaporan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat terdampak.

“Nah, tentu kami ke depan terus akan berkoordinasi dengan daerah, dengan kabupaten/kota dan tentu dengan Gubernur untuk melakukan percepatan-percepatan data ini. Tetapi dengan tetap hati-hati, dengan tetap prudent, supaya diterima oleh mereka yang benar-benar berhak,” kata dia.

Bantuan dari Kemensos akan disalurkan setelah BNPB menyalurkan bantuan.

“Nanti Kepala BNPB akan menyalurkan minggu ini, minggu depannya insya Allah kalau administrasinya selesai, kami akan menyusul untuk membantu dari sisi isian rumah, pemberdayaan masyarakat, dan juga jaminan hidup,” ungkapnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mobil Terbalik Masuk Sawah di Grobogan, Sopir Gagal Menyalip di Jalan Sempit
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Mendobrak Jebakan "Single Digit": Mengapa RUU Ekonomi Syariah Syarat Mutlak Akselerasi Perbankan?
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
5 Alternatif Karbohidrat yang Bikin Kenyang dan Sehat
• 12 jam lalubeautynesia.id
thumb
Pemerintah Beri Diskon Tiket Mudik Lebaran 2026, Ini Rinciannya
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
IHSG Ditutup Melesat 1,96 Persen ke Level 8.290
• 3 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.