BEI dan MSCI Kembali Bertemu Hari Ini (11/2), Ini Tiga Rencana Aksi yang Dibahas

bisnis.com
6 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menggelar pertemuan dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI) hari ini, Rabu (11/2/2026), sebagai tindak lanjut dari diskusi sebelumnya terkait peningkatan transparansi dan integritas pasar modal Indonesia.

Pelaksana Tugas Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI Bursa Efek Indonesia Jeffrey Hendrik menyampaikan, pertemuan tersebut merupakan kelanjutan dari agenda pada 2 Februari 2026 yang kemudian ditindaklanjuti dengan pengiriman dokumen teknis pada 5 Februari 2026.

“Sore ini kami sampaikan update terkait pertemuan kami dengan MSCI barusan. [Pertemuan] hari ini menindaklanjuti pertemuan [dengan] MSCI di 2 Februari lalu yang kemudian ditindaklanjuti dengan pengiriman dokumen teknis 5 Februari,” ujar Jeffry.

Ia menegaskan, sesuai norma yang disepakati bersama, seluruh isi maupun kesimpulan pertemuan terikat penjanjian kerahasia. Karena itu, BEI hanya menyampaikan poin-poin yang bersifat umum tanpa merinci detail maupun hasil akhir pembahasan.

“Pertemuan berlangsung konstruktif seperti pertemuan-pertemuan sebelumnya,” kata dia.

Dalam pertemuan tersebut, BEI memaparkan perkembangan tiga rencana aksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada MSCI.

Baca Juga

  • Menteri Bahlil Pastikan Pihaknya Belum Cabut Izin Tambang Emas Martabe Milik UNTR
  • IHSG Hari Ini (11/2) Lompat Naik 1,96% ke 8.290, Saham Taipan yang Bertemu Presiden Kompak Melaju
  • FTSE Russell Tunda Evaluasi Indeks RI, Persepsi Investor Global jadi Sorotan

Pertama, mengenai keterbukaan (disclosure) atas pemegang saham dengan kepemilikan di atas 1%. Kedua, penyediaan data investor yang lebih granular. Ketiga, progres implementasi peraturan pencatatan yang menaikkan persyaratan free float dari 7,5% menjadi 15%.

--

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Menurut Jeffry, langkah-langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen BEI untuk meningkatkan transparansi dan integritas pasar dengan mengacu pada praktik terbaik (best practice) di sejumlah bursa global.

Selain itu, BEI juga akan menerbitkan shareholders concentration list atau daftar saham yang terindikasi memiliki pemegang saham terkonsentrasi. Skema ini, kata dia, telah lebih dulu diterapkan di Bursa Hong Kong.

“Dengan implementasi ini akan lebih tingkatkan transparansi dan integritas pasar kita ke depan,” ujar Jeffry.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK: Penetapan Status Tersangka Eks Menag Yaqut Sesuai Prosedur
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Viral Maling Berjaket Merah Todongkan Senpi di Lenteng Agung, Polisi Buru Pelaku
• 8 jam lalusuara.com
thumb
Aturan Baru BWF Ubah Total Wajah Bulutangkis Dunia, Jadwal Makin Padat dan Format Grup Diterapkan Mulai 2027
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
Video: Pasar Mobil Nasional Turun di 2025
• 20 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Video: Bad Bunny Buat Marah Trump
• 19 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.