Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan terbuka menerima donasi alat kesehatan dari berbagai pihak untuk mempercepat pemulihan layanan kesehatan di wilayah Sumatera yang terdampak bencana.
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan, langkah ini ditempuh sembari menunggu pencairan anggaran rehabilitasi dari pemerintah.
Advertisement
Budi menyebut, meski seluruh rumah sakit terdampak bencana di Sumatera telah kembali beroperasi, sejumlah layanan belum berjalan optimal akibat banyaknya alat medis yang rusak.
"Sekali lagi banyak alat yang rusak. Jadi rumah sakitnya beroperasi tapi belum 100 persen karena banyak alatnya rusak," ujar Budi dalam Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera di Gedung Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu (11/2/2026).
Dia menjelaskan, anggaran pengadaan alat kesehatan sebenarnya telah diajukan. Namun, dia menegaskan bahwa Kemenkes memilih tidak menunggu proses pencairan guna mempercepat pemulihan layanan.
"Sudah kita ajukan untuk anggarannya, tapi sambil menunggu, kita tidak mau menunggu, kita mencari donasi-donasi, masyarakat banyak sekali membantu, modal sosial rakyat Indonesia luar biasa," ucap Budi.
Menurutnya, Kemenkes telah memiliki daftar kebutuhan alat kesehatan di rumah sakit dan puskesmas terdampak. Masyarakat dan lembaga yang ingin membantu dipersilakan menyalurkan donasi secara langsung.
"Karena kita sudah punya list rumah sakitnya dan list Puskesmas-nya, kami persilakan masyarakat langsung, yang penting kita catat," terang Budi.




