Kemenko Polkam Turun Tangan Telusuri Penembakan Pesawat Smart Air di Papua

disway.id
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) turun tangan menelusuri jatuhnya Pesawat Cessna Grand Caravan PK-SNR milik PT Smart Air Aviation.

Kabiro Humas dan Data Kemenko Polkam, Brigjen TNI Inf Honi Havana mengatakan saat ini pihaknya sedang menelusuri informasi tersebut.

BACA JUGA:Demi Hidupkan Ekonomi, BNPP RI Dorong Pengaktifan Pas Lintas Batas di PLBN Motamasin

BACA JUGA:MERINDING! Isi Percakapan Terakhir Pilot Smart Air saat Ditembaki di Papua, Teriak Minta Tolong

"Kemenko Polkam sudah mendapatkan info awal, sedang dilaksanakan pengecekan lebih lanjut, menunggu info yang lebih detail dari satuan kewilayahan setempat," kata Honi kepada wartawan, Rabu, 11 Februari 2026.

Sementara itu, Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Edison Isir mengatakan polisi sedang berkoordinasi terkait peristiwa penembakan tersebut.

Ia mengatakan pihaknya sedang berupaya menjangkau lokasi untuk menindaklanjuti insiden itu.

"Polda Papua dan pers Ops Damai Cartenz 2026 sedang konsolidasi untuk merespons peristiwa tersebut. Diharapkan bisa segera tiba di lokasi secepatnya menyesuaikan tantangan kondisi geografis dan aksesnya," kata Johnny.

BACA JUGA:Kronologi Mencekam Smart Air PK-SNR Ditembaki di Boven Digoel, Berikut Spesifikasi Pesawatnya

BACA JUGA:ASN DKI Boleh WFA Saat Lebaran, Pramono: Pelayanan Publik Tak Boleh Terganggu

Sebagai informasi, Pesawat Cessna Grand Caravan PK-SNR milik PT Smart Cakrawala Aviation rute penerbangan Tanah Merah (TMH) – Danawage/Koroway Batu (DNW) ditembak oleh orang tak dikenal.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F Laisa membeberkan kronologinya. Mulanya, pesawat tersebut berangkat dari Bandar Udara Tanah Merah pada pukul 10.38 WITA.

"Pesawat berangkat pukul 10.38 WITA dari Bandar Udara Tanah Merah. Pada pukul 11.05 WITA pesawat mendarat di Bandara Koroway Batu, sesaat setelah mendarat pesawat mengalami penembakan," ujar Lukman dalam keterangannya, Rabu, 11 Februari 2026.

Lukman mengatakan peristiwa itu mengakibatkan 2 pilot meninggal dunia.

BACA JUGA: MUKJIZAT! Bayi Selamat dalam Penembakan Pesawat Smart Air di Papua, Pilot dan Kopilot Tewas

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polres Metro Tangerang Kota Tangguhkan Penahanan Bahar bin Smith
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Startup Orang Terkaya Dunia Ditinggal Para Pendiri, Begini Nasibnya
• 14 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Aksi Damai ke Kantor Gubernur Jambi, Warga Suku Anak Dalam Dihadiahi Beras
• 3 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Get The Look: Inspirasi Streetwear Edgy Ala Ejae
• 14 jam lalubeautynesia.id
thumb
BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi pada 11–14 Februari 2026
• 13 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.