GenPI.co - Perusahaan kecerdasan buatan (AI) terkemuka, OpenAI, mengumumkan rencana peluncuran layanan kesehatan khusus bernama ChatGPT Health.
ChatGPT Health bisa menganalisis data medis pengguna dan memberikan panduan tentang pertanyaan yang perlu diajukan kepada dokter, pola makan, serta olahraga.
Layanan ini bertujuan membantu pengguna memahami pola kesehatan dari waktu ke waktu, bukan hanya saat sakit.
Pengguna nantinya bisa menghubungkan data kesehatan dari platform seperti Apple Health, MyFitnessPal, Peloton, dan Weight Watchers ke ChatGPT.
Kepala Ilmuwan UNSW AI Institute Toby Walsh menilai masuknya AI ke sektor kesehatan sebagai langkah yang alami.
Menurut dia, banyak orang sudah mengunggah hasil rontgen, tes darah, dan data medis lainnya ke chatbot untuk mendapatkan penjelasan.
"Masuk akal jika ini dilakukan dengan cara yang lebih formal dan terstruktur," ujarnya, dilansir Australian Associated Press, Selasa (10/2).
Dengan sistem yang memahami riwayat kesehatan pengguna, respons yang diberikan bisa menjadi lebih spesifik dan personal.
Walsh mengatakan AI bisa membantu mengolah data kesehatan mentah, mengidentifikasi tren, menyusun daftar pertanyaan untuk dokter, dan merangkum gejala sebelum konsultasi.
Meski demikian, dia mengingatkan bahwa teknologi AI generatif masih relatif baru dan belum teruji sepenuhnya di industri kesehatan.
"Ada banyak potensi manfaat, tetapi saya khawatir kita terlalu terburu-buru," katanya.
Konsultan Industri Kesehatan Joe Kosterich mengatakan perkembangan AI di sektor kesehatan sulit dihentikan.
"Jika digunakan dengan tepat, teknologi ini bisa meningkatkan literasi medis pasien," tuturnya.
ChatGPT saat ini menangani lebih dari 230 juta pertanyaan terkait kesehatan setiap hari. (*)
Kalian wajib tonton video yang satu ini:





