Polisi Buru Penembak Pesawat Smart Air di Papua

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Aparat kepolisian memburu pelaku penembakan pesawat perintis Smart Air PK-SNR yang terjadi saat proses pendaratan di Bandara Koroway Batu (Danowage), Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2/2026).

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Brigjen Pol Faizl Ramadhani menyatakan, peristiwa penembakan tersebut merupakan kejahatan serius.

"Tindakan penembakan terhadap penerbangan sipil adalah kejahatan serius. Satgas Damai Cartenz bergerak cepat untuk mengamankan lokasi, mengevakuasi korban, serta memburu pelaku agar dapat diproses sesuai hukum,” kata Faizal Ramadhani dalam keterangannya, Rabu.

Baca juga: TNI Respons Penembakan Pesawat Smart Air oleh OTK di Papua

Faizal menyampaikan, Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 telah diberangkatkan ke lokasi pada Rabu sore.

Tambahan pasukan yang dipimpin langsung Faizal dijadwalkan menyusul untuk memperkuat proses penyelidikan dan pengejaran pelaku.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Kombes Pol Adarma Sinaga menambahkan, pengamanan jalur penerbangan sipil di wilayah pedalaman akan diperketat pascakejadian ini.

Baca juga: 2 Pilot Smart Air Tewas Ditembak di Papua, Komisi I DPR Desak Investigasi

"Pesawat perintis adalah urat nadi kehidupan masyarakat pedalaman Papua. Kami tidak akan membiarkan aksi teror seperti ini mengganggu akses logistik, kesehatan, dan mobilitas warga. Langkah penindakan dan pengejaran pelaku sedang berjalan,” ujar Adarma.

Aparat gabungan TNI-Polri juga melakukan koordinasi dengan pihak bandara guna memastikan situasi keamanan terkendali serta menjamin keselamatan warga yang bergantung pada transportasi udara di wilayah pedalaman Papua.

Kronologi pemebakan pesawat Smart Air

Diketahui, peristiwa penembakan terjadi sekitar pukul 11.17 WIT.

Pesawat yang terbang dari Bandara Tanah Merah dilaporkan mulai mendarat sekitar pukul 11.05 WIT.

Saat roda pesawat menyentuh landasan, tembakan tiba-tiba terdengar dari arah pepohonan di sisi landasan.

Baca juga: Pesawat Smart Air Ditembak di Boven Digoel, Polri Kerahkan Personel

Situasi mendadak kacau. Pilot, kopilot, dan para penumpang berupaya menyelamatkan diri dengan berlari ke arah hutan sekitar bandara.

Beberapa menit setelah kejadian, pilot sempat mengirim pesan darurat melalui perangkat GPS kepada petugas operasional penerbangan.

Dalam pesan tersebut dilaporkan bahwa pesawat ditembaki dan awak berusaha menyelamatkan diri.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Namun, kedua awak pesawat kemudian ditemukan dalam kondisi tewas di sekitar landasan.

Polisi melaporkan bahwa pilot dan kopilot meninggal dunia dalam peristiwa ini, sedangkan 13 orang penumpang selamat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tri Ajak Anak Muda Ambil #PilihanBijak Manfaatkan Teknologi Selama Ramadan
• 1 jam laluharianfajar
thumb
3 Alasan Kenapa Berdiri Lebih Sering Bisa Bantu Bakar Kalori Harian
• 12 jam lalubeautynesia.id
thumb
Jelang Ramadan, Komdigi Peringatkan Lonjakan Penipuan Digital
• 2 jam lalukatadata.co.id
thumb
Panduan Melindungi HP dari Celah WhatsApp Terbaru
• 37 menit laluskweezerzham
thumb
Klasemen Liga Inggris Usai Comeback Leeds United Gagalkan Kemenangan Chelsea
• 17 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.