Ketahanan Pangan di Lapas, DPR: Dulu Dianggap Beban Kini Jadi Harapan

kompas.com
12 jam lalu
Cover Berita

KENDAL, KOMPAS.com - Ketua Komisi XIII DPR-RI, Willy Aditya memberikan pujian terhadap program ketahanan pangan di lahan milik Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kendal, Jawa Tengah.

Setelah melihat sendiri tambak dan perkebunan yang dikembangkan di lahan seluas kurang lebih 100 hektare milik Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) tersebut, dia meyakini Lapas tak lagi dianggap sebagai beban negara.

"Kalau anggapan selama ini Lapas dianggap sebagai beban, nah (sekarang) kita boleh berharap, dari Lapas lah kemudian masa depan Indonesia kembali kejayaannya dari pertanian," ucapnya saat kunjungan kerja di Lapas Kendal, Jawa Tengah, Rabu (11/2/2026).

Baca juga: Lahan Nganggur di Lapas Kendal Disulap Jadi Kebun dan Tambak

Dia mengatakan, apa yang dilakukan Kementerian Imipas bisa menjadi contoh pengembangan lahan menganggur yang dimiliki oleh pemerintah.

Begitu juga dengan pelibatan masyarakat sekitar dalam pengembangan lahan pertanian sebagai program ketahanan pangan yang dijalankan.

"Jadi kami sangat optimis, apalagi ini melibatkan banyak sekali universitas, penggiat, tadi kita lihat ahli biologi, kimia, ekonomi, pertanian (ikut terlibat). Itulah selayaknya, karena revolusi dunia hari ini digerakkan oleh biotech dan infotech," tuturnya.

Di tempat yang sama, Menteri Imipas Agus Andrianto mengatakan, program ketahanan pangan dari Imipas adalah wujud pengejawantahan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONO Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto saat kunjungan kerja ke Lapas Kendal, Jawa Tengah, Rabu (11/2/2026).

Dia mengatakan, temuan lahan menganggur dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dimanfaatkan maksimal untuk membuat produksi pangan mulai dari peternakan, pertanian, hingga perkebunan.

"Mudah-mudahan ini kalau bisa nanti terwujud ini bisa menjadi modul pertanian yang terintegrasi yang bisa dikembangkan di tempat-tempat lain," ucapnya.

Untuk program pengembangan ketahanan pangan di Lapas Kendal, Kemenimipas menggandeng pihak ketiga yakni Rejo Farm.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Dalam pemaparannya, rencana pengembangan program ketahanan pangan di lahan milik Lapas Kendal mencapai 92,5 hektare.

Lahan tersebut dikembangkan mulai dari tambak ikan nila, tambak bandeng, peternakan bebek dan ayam, hingga perkebunan melon.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Konsisten Perkuat Ekonomi Hijau, Pembiayaan Berkelanjutan BSI Naik 11,20 Persen
• 17 jam laluidxchannel.com
thumb
Terpopuler: Persib Dihantam Ratchaburi FC, Wasit Liga 2 Jual Istri
• 7 jam laluviva.co.id
thumb
DPR Minta Kasus Pencabulan Anak oleh Keluarganya Sendiri Diusut Tuntas
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
BPJS Gratis Nonaktif, Ketika Cuci Darah Tak Bisa Menunggu dan Nyawa Dipertaruhka
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Seskab: Jelang Ramadan, Presiden Prabowo Ingin Harga Kebutuhan Pokok di Daerah Bencana Terjangkau
• 12 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.