Usai Apindo, Giliran 5 Taipan Besar Diundang Presiden Prabowo ke Hambalang

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Presiden Prabowo Subianto kembali menggelar pertemuan strategis dengan sejumlah tokoh bisnis papan atas Indonesia di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Selasa 10 Februari 2026. Kali ini, lima konglomerat diundang khusus untuk berdiskusi mendalam mengenai kondisi perekonomian nasional.

Kelima pengusaha kakap yang hadir memenuhi undangan Presiden adalah Prajogo Pangestu dari Barito Pacific, Anthony Salim selaku bos Salim Group, Franky Wijaya dari Sinar Mas, Garibaldi 'Boy' Thohir pemimpin Adaro, serta Sugianto Kusuma atau yang akrab disapa Aguan selaku pendiri Agung Sedayu Group.

Pertemuan tertutup tersebut berlangsung cukup lama, yakni sekitar 4,5 jam. Dalam diskusi intensif itu, Presiden Prabowo menekankan pentingnya semangat Indonesia Incorporated. Konsep ini digagas sebagai wujud kolaborasi erat antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun bangsa.
  Baca juga:
Seskab: Presiden dan Pengusaha Sepakat Bangun Ekonomi Nasional
Semangat ini diharapkan dapat memperkuat daya saing nasional, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Pemerintah berharap sinergi dengan para pengusaha dapat menjadi katalisator untuk menghadapi tantangan dunia usaha yang makin kompleks di tingkat global.

Maraton Bertemu Pengusaha

Sebelum memanggil lima konglomerat tersebut, Presiden Prabowo juga telah beraudiensi dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) pada Senin, 9 Februari 2026.

Berbeda dengan pertemuan Selasa yang berisi konglomerat lintas sektor, pertemuan hari Senin difokuskan pada pelaku usaha dari industri padat karya. Sektor yang diundang meliputi tekstil, garmen, alas kaki, mebel, serta industri makanan dan minuman.

Rangkaian pertemuan maraton ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah sedang menyerap aspirasi dan bertukar pandangan mengenai arah prospek dunia usaha, dengan target utama mendorong terciptanya lebih banyak lapangan kerja di dalam negeri.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Instagram dan YouTube Digugat, Sengaja Bikin Anak Kecil Kecanduan
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Gerak Cepat Pemkot Semarang Bantu Korban Kebakaran dan Rumah Roboh
• 31 menit lalujpnn.com
thumb
Kapan 1 Ramadan 2026? Cek Jadwal Puasa dan Kalender Hijriah 1447
• 1 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Manchester United Bisa jadi Pelabuhan Atraktif untuk Vini
• 12 jam lalumedcom.id
thumb
BNPB: Mayoritas Wilayah Terdampak Bencana di Sumbar, Sumut, dan Aceh Masuk Fase Pemulihan
• 31 menit laluliputan6.com
Berhasil disimpan.