Periksa Pj Gubernur-Sekda Riau, KPK Dalami Aliran Duit Korupsi Abdul Wahid

detik.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Tim penyidik KPK telah selesai memeriksa Plt Gubernur Riau SF Hariyanto dan Sekda Riau Syahrial Abdi terkait kasus korupsi yang menjerat Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid. Keduanya didalami tentang perencanaan dan proses pergeseran anggaran.

"Secara umum, materi pemeriksaan terhadap para saksi berkaitan dengan perencanaan dan proses pergeseran anggaran," kata Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Rabu (11/2/2026).

Budi mengatakan penyidik juga mendalami soal aliran uang dalam peristiwa tersebut. "Selain itu penyidik juga mendalami soal aliran uang terkait peristiwa tertangkap tangan," tuturnya.

Baca juga: Eks Menag Yaqut Diperiksa BPK Terkait Kerugian Negara Korupsi Kuota Haji

Pemeriksaan SF Hariyanto dan Syahrial Abdi dilakukan di Kantor Perwakilan BPKP Provinsi Riau. Selain keduanya, KPK juga memanggil Ade Agus Hartanto selaku Bupati Indragiri Hulu.

Berikut daftar saksi yang dipanggil:
1. Marjani selaku Adc Gubernur Riau
2. Ade Agus Hartanto selaku Bupati Indragiri Hulu
3. Purnama Irawansyah selaku Plt Ka Bappeda Riau
4. Hatta Said selaku swasta
5. Tata Maulana selaku swasta atau TA Gubernur Riau
6. SF Hariyanto selaku Plt Gubernur Riau
7. Khairil Anwar selaku Ka UPT I
8. Syahrial Abdi selaku Sekda Riau
9. Thomas Larfo selaku ASN Pemprov Riau
10. Fauzan Kurniawan selaku Swasta
11. Ferry Yunanda selaku Sekdis PUPR Riau
12. Ardi Irfandi selaku eks Ka UPT Wil II Dinas PUPR Riau
13. Eri Ikhsan selaku Ka UPT Wilayah III Dinas PUPRPKPP Riau
14. Ludfi Hardi selaku Ka UPT Wilayah IV Dinas PUPRPKPP Riau
15. Basharuddin selaku Ka UPT Wilayah V Dinas Prov. Riau
16. Rio Andriadi Putra selaku Ka UPT Wilayah VI Dinas PUPRPKPP Riau.

Kasus ini berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) Gubernur Riau Abdul Wahid pada awal November 2025. Kasus yang menjerat Abdul Wahid ini berkaitan dengan dugaan permintaan fee oleh Abdul Wahid terhadap bawahannya di UPT Dinas PUPR Riau.

Baca juga: Skor IPK Indonesia Turun, KPK: Panggilan Kuat untuk Introspeksi

KPK kemudian menetapkan tiga tersangka terkait kasus pemerasan di lingkungan Pemprov Riau. Ketiga tersangka yaitu:

1. Gubernur Riau, Abdul Wahid
2. Kepala Dinas PUPR-PKPP, Muhammad Arief Setiawan
3. Tenaga Ahli Gubernur Riau, Dani M Nursalam

KPK menduga Abdul Wahid mengancam bawahannya jika tak menyetor duit yang dikenal sebagai 'jatah preman' senilai Rp 7 miliar. Setidaknya, ada tiga kali setoran fee jatah pada Juni, Agustus, dan November 2025.




(kuf/ygs)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hilang 24 Hari di Bukit Mongkrang, Pendaki Yasid Ahmad Ditemukan Tewas
• 21 jam laludetik.com
thumb
Peringati HPN 2026, Jurnalis Aceh Gelar Diskusi Peran Pers dalam Penanganan Bencana
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Lebih dari 24 Jam Bahar bin Smith Diperiksa, Kuasa Hukum: Kami Masih Menunggu!
• 2 jam laludisway.id
thumb
Boni Hargens Apresiasi Langkah Presiden Prabowo Temui Tokoh Oposisi
• 16 jam laluokezone.com
thumb
Respons Parpol Koalisi Tanggapi Pernyataan Tegas Prabowo: Kalau Tidak Suka Silakan 2029 Bertarung
• 1 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.