Update Kondisi Ibunda Sheyna Lashira, Baru Tahu Anaknya Meninggal H+2 Kecelakaan di Chinatown Singapura

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Kondisi Raisha Anindra (31), ibunda dari Sheyna Lashira, bocah WNI yang tewas ditabrak di Chinatown Singapura, masih dirawat intensif. 

Sang buah hati sudah dimakamkan pada Minggu pagi lalu di TPU Tanah Kusir, Jakarta. 

Sedangkan Raisha Anindra (31), kini kondisinya sudah sadar kembali dan berada dalam kondisi stabil, menurut pernyataan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura pada 10 Februari 2026.

BACA JUGA:Sheyna Lashira Seperti Bidadari, Mengenang Bocah WNI 6 Tahun yang Tewas Ditabrak di Chinatown Singapura

Menanggapi pertanyaan dari media lokal, pihak kedutaan menyatakan bahwa perempuan tersebut masih menjalani perawatan medis intensif di High Dependency Unit (HDU) Rumah Sakit Umum Singapura (Singapore General Hospital), setelah mengalami luka serius termasuk cedera dalam dan patah tulang dilansir dari The Online Citizen. 

“Kedutaan terus memantau kondisi medis sang ibu, serta berkoordinasi dengan Rumah Sakit Umum Singapura terkait perawatannya,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

Meskipun keluarga telah menyatakan keinginan untuk memindahkannya ke Indonesia guna mendapatkan perawatan lanjutan, para dokter menyarankan bahwa kondisinya saat ini belum memungkinkan untuk dipindahkan secara medis.

BACA JUGA:Sopir Penabrak WNI di Chinatown Singapura Resmi Tersangka, Saksi Mata Lihat Pelaku Marah-Marah di Lokasi Kejadian

Kedutaan menyatakan tetap berkoordinasi erat dengan dokter yang menangani untuk menilai kondisinya dan opsi perawatan ke depan.

Kedutaan mengonfirmasi bahwa putrinya yang berusia enam tahun dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit pada pukul 12.44 siang, 6 Februari 2026, hari terjadinya kecelakaan.

Menurut kedutaan, hasil autopsi rumah sakit menyatakan bahwa penyebab kematian anak tersebut adalah cedera kranio-serebral (cedera kepala dan otak).

BACA JUGA:Kesaksian Suami Sopir Penabrak WNI Bocah 6 Tahun yang Tewas di Chinatown Singapura, Pelaku Ditahan

Baru Tahu Hari Kedua

Kedutaan menyatakan bahwa perwakilannya telah menemui keluarga pada hari Jumat, termasuk suami sekaligus ayah dari para korban, untuk menyampaikan belasungkawa dan memberikan bantuan segera setelah insiden tersebut.

“Kedutaan terus mendampingi keluarga sejak hari kejadian, termasuk sepanjang 7 Februari 2026,” demikian pernyataan tersebut.

Kedutaan menambahkan bahwa para pejabatnya membantu pengurusan administrasi terkait penanganan dan pemulangan jenazah anak yang meninggal dunia.

  • 1
  • 2
  • 3
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wamentrans Viva Yoga Ajak AKSI Bangun Kawasan Transmigrasi
• 19 jam lalueranasional.com
thumb
Sandiaga Uno Ciptakan Pengusaha dan Lapangan Kerja lewat Gelaran Mentoring Rocket Incubation 2026
• 10 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Kolesterol dan Asam Urat Terkendali dengan Bantuan Teknologi Laser
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Momentum Saham Ritel Jelang Ramadan-Lebaran
• 20 jam laluidxchannel.com
thumb
Dewas BPJS Usul Ada Dana Abadi BPJS, Contohkan LPDP
• 8 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.