Ketua Dewan Pengawas (Dewas) BPJS, Abdul Kadir, mengusulkan pembentukan dana abadi. Abdul Kadir menilai hal tersebut untuk menjaga keberlanjutan (sustainability) BPJS.
"Ada satu usulan bu, untuk menjaga sustainability dari dana BPJS Kesehatan ini, apakah kita tidak memungkinkan untuk membuat semacam endowment fund misalnya pak, dana abadi," kata Abdul Kadir dalam rapat bersama Komisi IX DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Dia mencontohkan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang memiliki dana abadi hingga ratusan triliun rupiah. Menurutnya, skema serupa juga dapat dimanfaatkan.
"LPDP saja mempunyai dana abadi sekian berapa ratus triliun yang dengan demikian untuk melakukan pembayaran dana BPJS Kesehatan ini tidak cuma bergantung pada iuran atau premi," ujarnya.
"Tapi kita bisa memanfaatkan dana abadi itu," sambung dia.
Dia meminta hal tersebut dapat mulai dipertimbangkan. Dia berharap usulannya bisa diterima.
"Jadi saya kira ada pemikiran-pemikiran yang out of the box ini harus kita jalankan," tuturnya.
(amw/ygs)





