JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemanfaatan layanan BPJS Kesehatan melonjak tajam sejak Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berjalan. Saat ini, jumlah kunjungan peserta mencapai lebih dari 2 juta orang per hari, naik hampir delapan kali lipat dibanding masa awal operasional.
Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Mukti Ghufron Mukti mengungkapkan pada awal berdiri, pemanfaatan layanan JKN hanya sekitar 252 ribu kunjungan per hari di seluruh Indonesia.
“Dulu itu hanya sekitar 252 ribu yang pakai BPJS sehari. Sekarang sehari lebih dari 2 juta pemanfaatan,” kata Ghufron dalam rapat dengan Komisi IX DPR, Rabu (11/2/2026).
Baca Juga: Tak Boleh Putus Layanan, Menkes Minta SK Kemensos Aktifkan Lagi Peserta PBI
Menurutnya, lonjakan tersebut menunjukkan kebutuhan layanan kesehatan masyarakat sebenarnya sudah lama tinggi, namun sebelumnya terkendala akses dan biaya.
“Artinya masyarakat memang dulu butuh, tapi enggak bisa mengakses. Sekarang dengan JKN bisa,” ujarnya.
Tak hanya berdampak pada akses layanan kesehatan, pertumbuhan peserta dan klaim BPJS juga mendorong ekspansi fasilitas kesehatan, terutama rumah sakit swasta.
Baca Juga: Bahas Kisruh BPJS Warga Miskin Dinonaktifkan, DPR: Data Tak Sinkron, PR buat Pemerintah! | JMP
BPJS mencatat, fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan (FKRTL) terus bertambah hingga 1.513 rumah sakit sejak program berjalan. Mayoritas bahkan berasal dari sektor swasta.
“Yang menarik, 65,8 persen FKRTL itu swasta, bukan pemerintah. Ini tumbuh,” ucap Ghufron.
Penulis : Dina Karina Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- bpjs kesehatan
- pengguna bpjs kesehatan
- pasien bpjs kesehatan
- peserta bpjs kesehatan
- rumah sakit swasta
- rumah sakit bpjs kesehatan





