IHSG Berpeluang Melanjutkan Penguatan, Usai Disokong Saham Sektor Energi

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat pada perdagangan Kamis (12/2). IHSG ditutup menguat di level 8,290.97 (+1.96 persen) pada perdagangan Rabu (11/2).

Analis Phintraco Sekuritas melihat IHSG mencatatkan penguatan yang signifikan pada Rabu didorong oleh kinerja positif saham sektor energi yang mencatatkan kenaikan terbesar. Sebaliknya, saham sektor keuangan menjadi satu-satunya yang mengalami penurunan.

Pendorong utama kenaikan IHSG antara lain meningkatnya optimisme investor terhadap pasar modal Indonesia, laporan kinerja keuangan emiten yang positif, serta faktor teknikal.

Sementara itu, nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS juga terus menguat. Secara teknikal, IHSG berhasil melanjutkan penguatannya, didukung oleh kenaikan indikator Stochastic RSI serta berlanjutnya penyempitan histogram negatif pada MACD.

“Volume beli juga mengalami kenaikan. Sehingga diperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan penguatan dan menguji level 8350-8400 pada perdagangan Kamis,” tulis analis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Kamis (12/2).

Kombinasi antara stimulus fiskal dan kenaikan konsumsi musiman akibat perayaan Tahun Baru Imlek, Ramadan, dan Idul Fitri diharapkan bisa menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama 2026.

Pada Kuartal I 2026 pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp 12,83 triliun untuk paket stimulus ekonomi, yang mencakup diskon tiket transportasi, potongan tarif jalan tol, serta bantuan sosial. Stimulus ini akan berlaku selama periode Februari-Maret 2026.

Selain itu, pada pertemuan lanjutan antara Bursa Efek Indonesia (BEI) dan MSCI pada Rabu dibahas sejumlah hal penting, antara lain pengungkapan pemegang saham yang memiliki lebih dari 1 persen penyediaan data investor yang lebih rinci, serta progres pelaksanaan kenaikan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi 15 persen.

“BEI juga akan menerbitkan kebijakan baru berupa shareholders concentration list, yakni daftar saham yang terindikasi memiliki kepemilikan terkonsentrasi,” tulis analis Phintraco Sekuritas.

Rekomendasi saham untuk diperhatikan sepanjang Kamis di antaranya WIFI, BBYB, HRUM, NCKL dan AADI.

Analis MNC Sekuritas melihat penguatan IHSG pada Rabu pun sudah mencapai target minimal yang kami sampaikan. Dalam kasus yang baik, IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya untuk membentuk bagian dari wave (c) dari wave [x] ke rentang 8,328-8,440.

“Waspadai akan adanya potensi koreksi ke 8,155-8,239,” tulis analis MNC Sekuritas dakam risetnya, Kamis (12/2).

Analis MNC Sekuritas kemudian merekomendasikan saham ANTM, PANI, TLKM, dan UNVR untuk diperhatikan sepanjang perdagangan Kamis (12/2).

Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual suatu produk investasi tertentu.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ibas Desak Percepatan Pembangunan Hunian bagi Korban Bencana di Aceh
• 21 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Dewas Usul Ada Dana Abadi Demi Keberlanjutan BPJS Kesehatan
• 16 jam lalukompas.com
thumb
Ayu Ting Ting Dilarikan ke Rumah Sakit, Alami Tekanan Darah Rendah
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
10 Orang, Termasuk Tersangka Wanita, Tewas dalam Penembakan di Sekolah di Kanada, 25 Luka-Luka
• 21 jam laluerabaru.net
thumb
Lahapnya Anak-anak TK di Pulau Terluar Natuna Menyantap MBG: Enak Sekali
• 15 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.