Jakarta, VIVA – Perkembangan kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret nama Mohan Hazian kini melebar ke isu lama yang sempat menghebohkan jagat maya. Nama Gofar Hilman kembali disorot warganet setelah perdebatan di media sosial mengaitkan kasus Mohan dengan polemik yang pernah menimpa sang penyiar dan konten kreator pada 2021 lalu.
Awalnya, tudingan terhadap Mohan mencuat lewat sebuah utas di platform X yang ditulis seorang model. Ia mengaku pernah menjadi talent untuk brand lokal milik pria berinisial M. Seiring ramainya perbincangan, Mohan telah memberikan klarifikasi. Ia menyampaikan permintaan maaf atas kegaduhan yang terjadi, namun menegaskan dirinya bukan pelaku pemerkosaan. Scroll untuk tahu cerita lengkapnya, yuk!
Di tengah perdebatan tersebut, seorang warganet mencoba mengingatkan publik agar tidak terburu-buru menghakimi. Ia menyinggung kasus Gofar Hilman sebagai contoh.
"Gak usah terlalu terburu-buru guys, selagi belum ada bukti kongkrit atau klarifikasi dari yang bersangkutan," kata netizen.
"Inget, dulu Gofar Hilman juga dibikinin thread beginian juga. Udah cancel taunya ceweknya halu," imbuhnya.
Komentar itu justru memicu reaksi keras dari warganet lain. Sebagian merasa perbandingan tersebut tidak tepat dan berpotensi mengecilkan suara korban dalam kasus yang sedang berjalan. Nama Gofar pun kembali menjadi bahan diskusi, lengkap dengan pro dan kontra yang dulu sempat meramaikan linimasa.
Dokter Tirta turut angkat suara. Ia menilai membawa-bawa kasus lama sebagai alasan untuk bersikap netral bukanlah langkah yang bijak.
"Intinya circle Mohan bawa-bawa kasus Gofar sebagai alesan mereka netral," tutur dr Tirta yang mengenal Mohan Hazian secara pribadi.
"Udah kujelasin, kena stay with victim (berpihak pada korban) dulu. Ya tetap ngeyel," omelnya.
Di sisi lain, sebagian warganet mengkritik keras narasi yang dianggap menjadikan kasus Gofar sebagai tameng.
"Dan sekarang Gofar Hilman telah resmi menjadi nabi dan panutan para pemerkosa, pelaku kekerasan dan pelecehan seksual, serta para pembelanya," tulis netizen.
"Dia bangkit sebagai YouTuber dan membebaskan cancel culture orang-orang cabul," timpal yang lain.
Sebagai pengingat, Gofar Hilman sempat dituduh melakukan pelecehan seksual pada Juni 2021 terkait peristiwa yang disebut terjadi pada 2018 di Malang, Jawa Timur. Tuduhan itu berdampak besar pada kariernya, termasuk kehilangan sejumlah kerja sama bisnis. Gofar konsisten membantah tudingan tersebut hingga akhirnya pada Februari 2022, pembuat utas menyampaikan video permintaan maaf dan mengaku mengalami delusi di bawah pengaruh alkohol.





