TAPANULI TENGAH, KOMPAS.TV - Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu mengungkap pemulihan pascabencana akhir November tahun lalu di daerah yang dipimpinnya belum sepenuhnya tuntas. Namun, awal Februari tahun ini, banjir sudah melanda daerah itu lagi.
"Kami masih sebatas melakukan pembersihan sedimen (endapan), baik dari sungai, pemukiman," ujarnya di Tapteng, Rabu (11/2/2026) malam, dipantau dari program Kompas Malam KompasTV.
Masinton mengatakan alat yang digunakan untuk pembersihan, baik dari pemerintah provinsi maupun kementerian, masih terbatas.
"Nah, sekarang proses penggalian sedimen dari sungai juga itu masih belum tuntas," ucapnya.
Ia mengungkap pembuatan tanggul di daerah tersebut juga masih bersifat sementara.
"Tanggul juga belum dipermanenkan. Masih sementara semua masih kami tumpuk," ujarnya.
Baca Juga: BNPB Sebut 542 Warga Tandihat Tapanuli Selatan Telah Menempati Huntara di Desa Simarpinggan
Ia menilai pengerjaan tanggul semestinya dipercepat untuk meminimalisasi potensi atau risiko terjadinya bencana kembali saat hujan.
Masinton menambahkan, belum ada kepastian hunian permanen untuk masyarakat.
"Masyarakat sudah hampir 3 bulan menghuni di tempat-tempat sementara, belum ada satu kepastian bahwa itu akan dibangun secara permanen," ungkapnya.
Sementara itu, banjir kembali melanda Tapteng Rabu kemarin usai hujan deras mengguyur daerah tersebut pada sore hari.
"Kondisi di Tapanuli Tengah sejak sore tadi itu mengalami cuaca yang sangat ekstrem. Siangnya itu masih cerah. Kemudian sore menjelang jam 17.00 itu tiba-tiba mendung dan hujan sangat deras. Hujan yang sangat deras ini berakibat dengan banjir," kata Masinton.
Baca Juga: 12 Kecamatan di Tapteng Kembali Diterjang Banjir, Tinggi Permukaan Sungai dan Permukiman Sama
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- bencana sumatera
- tapteng
- pemulihan sumatera
- pemulihan pascabencana sumatera
- bupati tapteng
- masinton pasaribu





